Monday, September 19, 2011

Bocah 10 Tahun Bisa Makan Apa Saja Karena Selalu Merasa Lapar




Bila tidak diawasi, bocah 10 tahun ini bisa memakan apapun yang ada dihadapannya termasuk makanan kucing dan pasta gigi, bahkan dirinya sendiri. Karena menderita kondisi yang langka, bocah ini merasa sangat lapar sepanjang waktu.

Ben Green (10 tahun) menderita sebuah kondisi langka sindrom Prader-Willi, yang membuatnya merasa terus-terusan lapar sepanjang hari. Kondisi ini membuat kedua orangtuanya, Paul Green dan Angela Booth, harus menjaga anaknya dengan ketat agar tidak melakukan hal-hal berbahaya, seperti memakan dirinya sendiri.

Namun, mengekang keinginan Ben untuk makan bisa menyebabkannya mengalami tantrum (sifat marah yang meledak-ledak) melelahkan yang dapat berlangsung selama berjam-jam.

"Bila kami tinggalkan tanpa pengawasan, dia benar-benar akan memakan apapun. Kami harus mengatakan 'tidak' dan saat itulah ia mulai menangis. Dia bisa menangis terus menerus dan lama. Dia terisak-isak di pelukanku. Saya harus sekuat tenaga untuk membantunya," ujar Angela (53 tahun), ibunda Ben, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (17/9/2011).

Ben harus menjalani diet kalori terkontrol untuk menjaga kondisinya tetap terkendali. Ben menderita sindrom Prader-Willi atau Prader-Willi syndrome (PWS), yaitu kelainan genetik langka yang mempengaruhi 1 dari 25.000 anak.

Sindrom Prader-Willi biasanya berhubungan dengan kromosom 15 dan gen OCA2. Anak-anak dengan sindrom ini akan dilahirkan dengan sakit-sakitan, memiliki kontrol otot yang lemah dan memiliki berat badan di bawah normal pada awalnya.

Kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan kognitif dan gangguan perilaku, masalah berat badan, masalah dalam mengendalikan amarah dan kesulitan dalam bersosialisasi.

Sindrom Prader-Willi membuat otak Ben berhenti menyadari bahwa perutnya sudah kenyang. Kedua orangtuanya telah diberitahu untuk memantau dan mengendalikan kebiasaan makan Ben, karena ia sudah sangat kelebihan berat badan dan itu bisa membunuhnya.

"Dia lahir tiga minggu prematur dan pada awalnya kami berpikir bahwa mungkin itu yang membuatnya tenang, tapi kemudian kekhawatiran kami muncul. Kami bukan orangtua baru dan kami tahu ada sesuatu yang salah," jelas Paul (56 tahun).

Awalnya, Ben yang menderita PWS sangatlah lemah dan sulit untuk diberi malam. Lalu ia mulai tumbuh dan mulai memiliki nafsu makan yang rakus.

"Sekarang kita harus memperhatikan Ben terus-menerus. Ia akan membuka lemari, mencari makanan. Di rumah teman saya melihatnya melirik ke atas mangkuk makanan kucing di lantai. Saya pikir dia mungkin akan mencoba (makanan kucing) sedikit sebelum saya berhasil membawanya pergi. Jika melihat seseorang dengan makanan atau minuman, ia akan menggunakan daya tarik yang cukup besar untuk mengorek sesuatu dari orang tersebut," jelas Paul.

Sayangnya, Ben sudah kelebihan berat badan, sebagian merupakan gejala PWS dan sebagian karena kelengkungan tulang belakang yang membatasi geraknya dan harus menggunakan kursi roda. Kondisi ini membatasi jumlah kalori yang dibakar, tetapi dia masih sangat ingin makan banyak makanan dan minuman.

Friday, September 16, 2011

Kejutan Listrik ke Otak Bantu Pemulihan Pasien Stroke




Pasien stroke yang mengalami kerusakan otak bisa pulih lebih cepat dengan bantuan arus listrik lemah yang disalurkan ke kepalanya. Para ilmuwan meyakini arus listrik kecil ini mampu merangsang kembali koneksi saraf otak yang telah putus karena kekurangan oksigen akibat stroke.

Hasil pengujian pada sejumlah sukarelawan sehat telah menunjukkan perbaikan aktivitas otak yang signifikan yang juga bisa bermanfaat untuk pasien stroke.

"Penelitian ini mendukung gagasan bahwa otak dapat memperbaiki dirinya sendiri sampai batas tertentu dengan cara penyambungan kembali daerah yang rusak," tutur Profesor Heidi Johansen-Berg dari Universitas Oxford seperti dilansir The Independent (16/9/2011).

"Otak jauh lebih dinamis daripada yang kita duga sebelumnya. Serat-serat saraf yang menghubungkan otak berubah strukturnya akibat latihan," kata Profesor Johansen-Berg.

"Setelah mengalami stroke, ada kerusakan sambungan serat saraf yang halus namun meluas, jauh melampaui stroke itu sendiri. Namun, dengan latihan yang berulang-ulang, pasien dapat meningkatkan aktivitas daerah otak yang telah terputus," katanya dalam British Science Festival di Universitas Bradford.

Hasil pengujian pada pasien stroke menemukan bahwa bermain game komputer setiap hari dapat merangsang otak pada daerah yang rusak untuk memulihkan lagi sel-sel saraf yang terputus.

Para ilmuwan memperdalam penelitian dengan menggunakan listrik arus kecil yang diyakini mampu merangsang penyambungan dan pertumbuhan kembali sel-sel saraf atau pembuluh darah.

Teknik ini dilakukan dengan cara menempatkan bantalan karet di setiap sisi tengkorak. Arus listrik sebesar 1 sampai 2 milliampere disalurkan dari satu elektroda ke elektroda lain.

Kerusakan akibat stroke biasanya hanya mempengaruhi sebagian otak. Artinya, daerah-daerah lain akan mencoba melakukan kompensasi dengan cara menyeimbangkan otak.

"Perubahan aktivitas keseimbangan inilah yang paling umum ditemui pada pasien yang sulit disembuhkan. Ada kemungkinan bahwa menyeimbangkan otak akan memberikan jalur pemulihan yang lebih baik," kata Profesor Johansen-Berg.

Merokok untuk Gaya-gayaan Tetap Berisiko Bagi Kesehatan




Beberapa orang ada yang merokok hanya sebagai gaya-gayaan saja agar bisa diterima di lingkungan tertentu, atau disebut dengan social smoking. Tapi bukan berarti perokok jenis ini tidak berbahaya, karena tetap saja ia memiliki risiko terhadap penyakit.

Social smoking kini tengah menjadi julukan baru bagi generasi sekarang. Pola merokoknya terbatas pada pengaturan sosial seperti di bar, pub, klub malam, saat berkumpul dengan teman-teman atau acara musik. Hal ini dilakukan agar ia diterima oleh lingkungannya atau hanya sekedar gaya.

Tapi sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang merokok hanya pada kondisi lingkungan tertentu ini tetap memiliki risiko kesehatan yang sama dengan orang yang merokok rutin.

Hasil studi yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine menemukan tidak ada level aman yang diketahui dari konsumsi rokok. Bahkan jika seseorang hanya merokok beberapa batang dalam seminggu tetap saja menempatkan risiko tertentu bagi kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa bahaya kesehatan yang terkait dengan merokok ringan atau tidak konsisten merokok, seperti dikutip dari Lifemojo, Jumat (16/9/2011) yaitu:
1. Peningkatan risiko untuk penyakit jantung
2. Mengalami tekanan darah tinggi
3. Kolesterol tinggi dan arteri tersumbat
4. Infeksi saluran pernapasan
5. Memiliki kualitas dan produksi sperma yang buruk serta menyulitkan proses pembuahan
6. Lebih lambat dalam proses pemulihan cedera
7. Berisiko terhadap beberapa jenis kanker seperti paru-paru, esofagus dan pankreas.

Mencoba berhenti dari social smoking sama sulitnya dengan orang yang merokok secara teratur. Meski begitu ada beberapa hal yang bisa dilakukan dan dilatih dari hari ke hari untuk berhenti merokok, yaitu:

1.Cobalah untuk menghindari perokok lain, karena umumnya ia akan merokok jika ada orang lain yang merokok sehingga jika mengurangi pemicunya akan berdampak pada pengurangan rokok yang drastis.

2. Mengubah pola sosial dengan membatasi pergi ke tempat atau lingkungan seperti bar dan pesta yang bisa menjadi pemicu.

3. Cobalah mencari hal lain yang bisa dilakukan jika ada orang yang merokok, seperti mengunyah permen karet.

4. Menghindari alkohol, karena setelah mengonsumsi minuman alkohol akan meningkatkan keinginan untuk merokok.

5. Mendaftarkan diri ke support group, kelompok ini nantinya bisa saling berbagi cerita dan menemukan solusi untuk mengatasi social smoking.

Thursday, September 15, 2011

Hindari Minum Banyak Air Sekaligus Dalam Satu Waktu




Minum yang cukup memang dibutuhkan agar tidak mengalami dehidrasi. Tapi terlalu banyak minum justru bisa berbahaya bagi tubuh. Untuk itu hindari terlalu banyak minum dalam satu waktu.

Umumnya konsumsi cairan berlebih dialami oleh atlet pelari yang mengonsumsi terlalu banyak air setelah mengikuti lomba maraton. Dalam survei yang dipublikasikan oleh British Journal of Sports Medicine menemukan bahwa lebih dari setengah pelari mengonsumsi terlalu banyak air.

"Studi terbaru menemukan panduan yang tepat adalah menggunakan sinyal dari rasa haus yang timbul," ujar James Winger, MD, seorang dokter kedokteran olahraga dari Loyola University Health System di Maywood, Illinois, seperti dikutip dari Menshealth.com, Kamis (15/9/2011).

Selama dekade terakhir saran yang diberikan untuk pelari adalah mengonsumsi air setiap 1 mil atau setiap 1 jam, padahal tingkat keringat setiap orang berbeda-beda. Karenanya American College of Sports Medicine merekomendasikan saran yang lebih individual, yaitu dengan memperkirakan cairan yang hilang melalui berat badannya,

Sedangkan Dr Winger menggunakan teknik osmolalitas, jika nilai ini meningkat 1-2 persen maka bagian otak hipotalamus akan mengirim sinyal ke otak untuk menyuruh seseorang minum melalui rasa haus.

Jika seseorang mengabaikan rasa haus dengan terus minum air yang terlalu banyak justru bisa berbahaya bagi tubuh. Ia berisiko mengalami penurunan konsentrasi natrium dalam darah atau hiponatremia.

Kondisi ini bisa memicu terjadinya pembengkakan otak yang menyebabkan kebingungan dan kejang-kejang bahkan bisa menyebabkan kematian. Hal ini karena terlalu banyak air yang masuk ke tubuh akan menyebabkan masalah pada sel-sel otak.

"Tak ada seorang pelari pun yang pernah mengalami kematian akibat dehidrasi selama kompetisi atletik, tapi sekitar 0,3 persen pelari tercatat mengalami hiponatremia," ujar Dr Winger.

Selain itu sifat air sangat mudah diserap, sehingga dalam jumlah banyak akan meningkatkan volume darah. Dampaknya akan membebani jantung yang memompa darah dan ginjal yang akan menyaringnya.

Sebaiknya beri waktu bagi tubuh untuk beristirahat dengan tidak minum langsung dalam jumlah banyak, minumlah 1-2 gelas terlalu dahulu beri selang waktu dan jika masih timbul rasa haus baru minum kembali.

Kiat Bebas dari Ancaman Gangguan Pencernaan




Masalah yang paling banyak dialami oleh masyarakat biasanya berhubungan dengan sistem pencernaan. Untuk itu ketahui bagaimana cara menjaga agar sistem pencernaan tetap sehat.

Berbagai masalah bisa menyerang pencernaan seperti perut kembung, berisi banyak gas, maag, diare atau sembelit (konstipasi). Padahal sistem pencernaan memainkan peran sangat penting dalam menciptakan hidup sehat.

Untuk itu ketahui cara-cara apa yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga sistem pencernaan tubuh agar tetap sehat, seperti dikutip dari Lifemojo, Kamis (15/9/2011) yaitu:

1. Makan secara perlahan dan mengunyah makanan dengan benar, usahakan untuk tidak terburu-buru dalam menelan makanan. Karena mengunyah makanan dengan benar bisa membantu tugas usus dalam mencerna dan menyerap makanan.

2. Mengonsumsi makanan yang tinggi serat, termasuk biji-bijian, kacang-kacangan, berbagai jenis sayuran dan juga buah-buahan yang sebisa mungkin dikonsumsi bersama dengan kulitnya. Untuk mencegah masalah pencernaan sebaiknya konsumsi serat minimal 25-30 gram per hari.

3. Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering sehingga bisa membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan tidak terlalu memberikan beban yang besar.

4. Minum cairan yang cukup baik dalam bentuk air putih, jus atau sup. Cairan ini akan menunjukkan efektivitas yang lebih besar jika mengalami masalah sembelit dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara menyeluruh.

5. Cobalah berjalan sebentar setelah makan dan hindari langsung berbaring. Jika memungkinkan cobalah berjalan kaki selama 10 menit, ini tidak hanya membantu tubuh mencerna lebih baik tapi juga menghindari masalah pencernaan seperti perut kembung, gangguan pencernan dan mulas.

6. Mengonsumsi probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan. Studi menunjukkan makanan probiotik seperti yogurt kemungkinan bisa membantu kondisi seperti diare, irritable bowel syndrome (IBS) dan penyakit radang usus.

7. Tetap berusaha untuk mengurangi kadar stres, karena stres memperburuk masalah pencernaan seperti maag, wasir dan IBS, sedangkan kegiatan fisik seperti meditasi dan yoga dapat membantu membuat saraf menjadi lebih tenang.

8. Menghindari rokok dan alkohol, karena bisa memperburuk masalah yang sudah ada di dalam pencernaan.

9. Membatasi asupan garam, gula dan tepung terigu, karena konsumsi bahan-bahan tersebut secara berlebihan diketahui menjadi penyebab dasar dari banyaknya masalah pencernaan.

10. Membersihkan sayuran dengan baik sebelum dimasak dan dimakan. Usahakan untuk membersihkan secara menyeluruh sayuran dan buah-buahan sebelum dimakan untuk menghindari kuman yang bisa memiliki dampak langsung pada lapisan lambung.

Hina Orang Mati via Facebook, Pemuda Dipenjara




Pemuda yang satu ini gemar melakukan penghinaan di Facebook pada orang yang sudah meninggal. Akibatnya, ia ditangkap aparat dan dijatuhi hukuman penjara 18 minggu lamanya.

Tingkah Sean Duffy, remaja asal Inggris ini memang keterlaluan. Selain di Facebook, dia membuat video candaan yang diposting di YouTube untuk menghina para remaja yang telah meninggal dunia.

Sasarannya antara lain Natasha MacBryde yang bunuh diri setelah menabrakkan diri ke kereta. Sean membuat video animasi yang mengejek Natasha. Dia juga memposting komentar hinaan di halaman Facebook yang ditujukan untuk mengenang Natasha.

Sean juga mengejek Lauren, gadis yang meninggal dunia karena masalah epilepsi. Di halaman website untuk mengenang Lauren, dia menulis 'tolong aku ibu, sungguh panas di neraka ini'.

Sean membuat halaman Facebook pada remaja lain, antara lain Jordan Cooper yang meninggal karena ditusuk. Ia memposting foto pisau berlumuran darah di halaman Facebook tersebut.

Sean yang tidak menunjukkan nama aslinya di internet berhasil dilacak polisi. Dia dihukum penjara oleh pengadilan di Reading dengan dakwaan mengirimkan pesan jahat.

"Kuharap hukuman ini dapat menunjukkan pada pelaku yang lain bahwa mereka tidak anonim dan akan tertangkap," kata MacBryde, ayah salah satu korban seperti kutip dari Metro, Kamis (15/9/2011).

Radio Erabaru batam dapat didengar melalui Live Streaming




Batam,Indonesia :
setelah beberapa hari lalu di bredel nya radio erabaru,kini dapat mendengarkan nya lagi namun melalui live streaming melalui website "http://www.swanten.com/erabarufm/". dan untuk sementara tidak dapat berudara melalui frekuensi 106.5FM. Serta Soulheart Community dalam rangka membantu krisis erabaru dengan men-developer sebuah program handphone dimana dapat mendengarkan radio erabaru via streaming. Demikian yang dapat disampaikan, semoga proses hukum indonesia berjalan sesuai hukum yang berlaku.


CEO and management of Soulheart Community
To : PT. Radio Surya Harapan Semesta, Radio Erabaru's FM Sound OF Hope