Thursday, October 6, 2011

Pendiri Apple Steve Jobs Meninggal Dunia



Kabar mengejutkan datang sehari setelah Apple merilis iPhone 4S. Salah satu pendiri Apple Inc, Steve Jobs, dilaporkan telah meninggal dunia.

Dikutip dari Washington Post, Kamis (6/10/2011), kabar ini langsung datang dari Apple.

"Kami sangat berduka untuk mengabarkan bahwa Steve Jobs telah meninggal dunia hari ini," demikian bunyi pengumuman resmi Apple.

Sosok yang bernama lengkap Steven P. Jobs ini merupakan seorang visioner yang disanjung lantaran mampu menghadirkan gadget dan teknologi inovatif melalui Apple.

Beberapa waktu belakangan, Jobs memang sudah meninggalkan kesibukannya di Apple untuk menjalani pengobatan kanker pankreas yang dideritanya.

Namun sepertinya perjuangan sang legenda dunia IT itu harus terhenti setelah menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu waktu Palo Alto, Calif, Amerika Serikat di usia 56 tahun.

Selamat jalan, Jobs...

Monday, October 3, 2011

Cara Membantu Penderita Depresi




Membantu teman, keluarga atau kekasih yang menderita depresi klinis tidak cukup hanya menyediakan bahu untuk ia menangis saja. Meski penderitanya butuh perawatan medis, sebagai orang terdekat ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuatnya merasa lebih baik.

"Tapi perawatan medis mungkin adalah yang benar-benar mereka butuhkan untuk pulih dari kondisi depresi," kata Jackie Gollan PhD, asisten profesor di departemen psikiatri dan ilmu perilaku di Northwestern University Feinberg School of Medicine di Chicago seperti dikutip dari Health.com, Senin (3/10/2011).

Cara membantu penderita depresi menurut dokter Gollan adalah bisa dilakukan dengan hal-hal berikut:

1. Sadari bahwa pengobatan adalah kuncinya
Depresi adalah suatu kondisi medis yang memerlukan perawatan medis. Sebagai anggota keluarga atau teman, kita dapat mendengarkan orang tersebut dan memberikan dukungan, tetapi mungkin itu saja tidak cukup. Kita mungkin akan kehilangan kesabaran atau merasa frustasi karena upaya terbaik tidak mampu "menyembuhkan" mereka dari depresi.

"Orang-orang yang depresi tidak bisa membiarkannya, mereka tidak dapat menghindarinya. Anda dapat memberikan perawatan dan dukungan, tapi itu tidak akan memecahkan masalah," kata Gollan.

2. Aktif dalam memberi perawatan

Hal terbaik yang dapat dilakukan untuk seseorang dengan depresi adalah mendukung pengobatannya. Beritahu kepadanya bahwa depresi adalah masalah medis dan mengabaikannya tidak akan membuatnya hilang begitu saja.

"Jika seseorang mengalami patah kaki, mereka dibawa ke dokter atau rumah sakit. Jika seseorang mengalami depresi, mereka membutuhkan perawatan medis dan dukungan psikososial," kata Gollan.

3. Bicara mengenai masalahnya

Biarkan mereka tahu bahwa kita dan orang lain peduli kepada mereka dan bersedia untuk selalu memberi dukungan. Tawarkan kepada mereka bahwa kita mendorong mereka untuk mendapat pengobatan atau jika mereka ingin membicarakan perasaannya, dengarkan.

"Hal ini dapat mengurangi risiko bunuh diri. Dengarkan dengan cermat tanda-tanda putus asa dan pesimisme, dan jangan ragu-ragu menelepon penyedia pengobatan untuk membantu atau bahkan membawa mereka ke UGD jika keselamatan mereka dipertanyakan," kata Dr Gollan.

4. Tetaplah menjaga hubungan
Panggil atau kunjungi seseorang dan ajak dia untuk ikut bergabung dalam kegiatan sehari-hari. Orang yang mengalami depresi dapat menjadi terisolasi karena mereka merasa tidak ingin 'mengganggu' orang lain. Kita mungkin perlu berusaha ekstra keras untuk mendukung dan membuat seseorang yang depresi mau ikut serta.

"Kegiatan yang mempromosikan keberhasilan, penghargaan, kesenangan atau secara langsung membantu mengurangi depresi. Pilih suatu kegiatan yang menarik," kata Gollan.

Namun, perlu diingat bahwa mereka mungkin tidak segera merasa tertarik dalam kegiatan ini. Rutinitas yang melibatkan olahraga serta meningkatkan gizi dan waktu tidur yang sehat akan sangat membantu.

5. Fokus pada tujuan yang kecil
Seseorang yang depresi mungkin bertanya, "Mengapa harus repot-repot? Mengapa saya harus bangun dari tempat tidur hari ini?". Anda dapat membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan memberikan penguatan positif.

"Perilaku menghindar dan pasif dapat dikurangi dengan membuatnya aktif untuk membantunya memperoleh kembali rasa penghargaan. Hal itu dapat menjadi kemajuan penting yang kecil," kata Gollan.

Berikan pujian kecil atas aktifitasnya setiap hari, bahkan untuk sesuatu yang sederhana seperti bangun tidur.

6. Membaca
Buku mengenai depresi dapat bermanfaat karena berasal dari sumber terpercaya, nasihat atau bimbingan yang mampu membantu orang dengan depresi. Buku juga seringkali dapat menjelaskan jenis-jenis pengobatan yang tersedia.

Gollan lebih merekomendasikan buku-buku bacaan daripada blog. "Blog cukup berisiko, kecuali jika yakin sumber-sumbernya dapat diandalkan," kata Gollan.

7. Temukan dokter yang tepat
Gunakan kenalan atau sumber online untuk membantu menemukan spesialis yang tepat untuk berkonsultasi tentang pengobatan depresi. Dokter umum atau bidan dapat memberikan rujukan psikiater.

Beberapa penderita depresi mungkin tidak menyadari bahwa mereka mengalami depresi. Jelaskan kepada mereka bahwa kondisi mereka bisa semakin buruk, bahkan menjadi kronis jika tidak diobati sejak dini. Oleh karena itu, ada baiknya mencari tahu layanan dukungan dan spesialis yang tepat.

8. Mengajak mengunjungi dokter
Berikan dorongan untuk mengunjungi dokter atau psikolog, meminum obat yang diresepkan dan ikut serta dalam terapi perilaku kognitif untuk mengobati depresi. Gollan menyarankan mencari terapis atau ahli lewat asosiasi ahli untuk mencari psikolog dan pusat pengobatan psikiatri.

9. Memperhatikan
Jika seseorang yang kita cintai sudah pernah mengalami depresi sebelumnya, perhatikan jika ia mengalami beberapa fase kehidupan yang berisiko memicu depresi, seperti masa remaja atau terakhir kali melahirkan.

Jika ia menjadi kasar secara emosional karena perpisahan, perceraian, kehilangan pekerjaan, kematian angota keluarga atau stres serius lainnya, bersiaplah mengambil langkah untuk segera membantu.

Pria-pria yang Rentan Kena Kanker Payudara




Kanker payudara identik dengan kaum perempuan, meski sebenarnya kanker ini bisa menyerang laki-laki. Lalu pria-pria mana saja yang rentan terkena kanker payudara?

Baik laki-laki maupun perempuan memiliki jaringan payudara yang berada di bawah puting dan sekitarnya. Hal yang membedakan adalah hormon laki-laki mencegah jaringan payudara ini untuk tumbuh.

Data menunjukkan perempuan memang 100 kali lebih mungkin mengalami kanker payudara dibanding laki-laki. Kondisi ini karena laki-laki memiliki jaringan payudara yang lebih sedikit dibanding perempuan. Ada 2 jenis kanker payudara yang umum menyerang laki-laki yaitu:

1. Infiltrating ductal carcinoma (IDC), jenis ini dimulai di saluran payudara kemudian menembus dinding saluran dan menyerang jaringan lemak payudara. IDC menyumbang sekitar 80-90 persen dari semua kanker payudara laki-laki.
2. Ductal carcinoma in situ (DCIS), sel-sel kanker ini mengisi saluran tapi tidak menyebar ke jaringan lemak atau di luar payudara. Jumlahnya hanya sekitar 10 persen dari kasus kanker payudara pada laki-laki.

Penyebab kanker payudara pada laki-laki hingga saat ini belum diketahui, tapi ada beberapa hal yang membuat seorang laki-laki rentan terkena kanker, seperti dikutip dari Askmen, Senin (3/10/2011) yaitu:

1. Laki-laki yang menjalani perawatan estrogen, umumnya orang dengan kanker prostat akan menggunakan estrogen sebagai terapi hormonalnya, kondisi ini meningkatkan risiko kanker payudara.

2. Laki-laki dengan sindrom Klinefelter, sindrom ini membuat laki-laki memiliki kromosom X ekstra sehingga memiliki hormon laki-laki yang rendah tapi hormon perempuan yang tinggi.

3. Laki-laki yang sering terkena paparan radiasi, laki-laki yang sering terkena radiasi di bagian dada memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker payudara.

4. Laki-laki yang memiliki penyakit hati, hal ini karena hati memainkan peran penting dalam metabolisme hormon seks. Jumlah hormon seks laki-laki yang memiliki penyakit hati parah seperti sirosis akan memiliki hormon perempuan yang lebih tinggi.

5. Laki-laki yang memiliki riwayat keluarga kanker payudara, sekitar 20 persen laki-laki yang terkena kanker payudara memiliki riwayat kanker dalam keluarganya.

6. Laki-laki yang tidak aktif bergerak dan obesitas, hal ini karena sel lemak mengubah hormon laki-laki menjadi hormon perempuan sehingga kadar estrogennya lebih tinggi dan meningkatkan risiko kanker payudara.

Umumnya gejala dari kanker payudara ini adalah adanya benjolan di payudara, terjadi pembengkakan, adanya kerutan di kulit seputar payudara, kemerahan atau sisik pada kulit puting dan payudara, puting masuk ke dalam serta keluar cairan dari puting.

Jika menemukan adanya benjolan maka segera konsultasikan dengan dokter, karena benjolan pada payudara laki-laki bisa karena gynecomastia atau tumor payudara non-kanker. Untuk itu dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut seperti uji klinis payudara, mamografi, USG payudara dan biopsi.

Chrome Diprediksi Tumbangkan Firefox




Browser Google Chrome makin menebar ancaman. Penjelajah internet yang usianya terbilang masih muda itu diprediksi akan menjungkalkan Firefox dan menjadi browser nomor dua yang paling banyak digunakan setelah Internet Explorer (IE).

Seperti yang dikutip dari ComputerWorld, Senin (3/10/2011), data dari StatCounter yang melacak penggunaan browser secara global menyatakan Chrome sudah berpotensi menyalip Firefox pada Desember 2011.

Menurut catatan StatCounter, persentase pemakai Chrome secara global pada September mencapai 23,6%. Sedangkan Firefox 26,8% dan IE 41,7%.

Pertumbuhan pemakai Chrome di 2011 cukup mencengangkan, dengan kenaikan 8% sejak Januari. Sedangkan Firefox mengalami penurunan 13% dan IE 9% dalam kurun waktu yang sama. Jika tren ini terus berlanjut, Chrome mungkin melewati Firefox di Desember 2011.

Data dari perusahaan pelacak penggunaan browser yang lain, Net Applications mencatat gap lebih besar antara Chrome dan Firefox. Di bulan Agustus, market share Firefox adalah 22,6% dan Chrome 15,5%.

Menilik tren yang terjadi, Net Applications juga memperkirakan Chrome akan menumbangkan Firefox. Namun waktunya lebih lama, yaitu sekitar pertengahan 2012. Riset dari Net Application dipandang lebih akurat karena memperhitungkan lebih banyak negara.

Friday, September 30, 2011

HIV Bukan Lagi Jadi Penyakit Mematikan dengan Vaksin Baru



Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah penyakit mematikan yang hingga kini belum ada obat yang bisa menyembuhkan penderitanya. Tapi dengan sebuah vaksin baru yang sedang diujicobakan, level penyakit mematikan HIV bisa diturunkan menjadi penyakit kronis yang lebih ringan.

Jika vaksin ini bisa melalui tahap uji klinis II dan III, maka vaksin ini bisa diproduksi untuk umum sehingga HIV bukan lagi menjadi penyakit yang mematikan tapi akan menjadi infeksi kronis ringan.

Ilmuwan mengungkapkan tes pertama pada manusia menunjukkan 9 dari 10 sukarelawan mengembangkan respons kekebalan terhadap virus tersebut, sekitar 85 persen mampu mempertahankan kekebalan tubuh setidaknya selama 1 tahun.

Keberhasilan dari vaksin yang dikenal sebagai MVA-B ini didasarkan pada kemampuan sistem kekebalan tubuh manusia untuk mempelajari bagaimana bereaksi dari waktu ke waktu terhadap partikel virus dan sel yang sudah terinfeksi.

"Vaksin MVA-B telah terbukti menjadi lebih kuat seperti vaksin lainnya yang saat ini sedang dipelajari oleh para ilmuwan," ujar Profesor Mariano Esteban dari Spanish Superior Scientific Research Council (CSIC) di Madrid, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (30/9/2011).

Vaksin ini sebelumnya telah diujicobakan pada hewan percobaan tikus dan monyet yang didasarkan pada vaksin untuk mengobati cacar dengan menambahkan 4 gen HIV yang tidak bisa mereplikasi diri sehingga keselamatan lebih terjamin.

Setelah itu meningkat dengan ujicoba pada manusia. Sukarelawan yang terlibat dalam studi ini menerima 3 dosis vaksin di awal, lalu pada mingge ke-4 dan 16 dengan mengamati efeknya melalui tes darah sampai percobaan terakhir di bulan ke-11.

Sel 'tentara' dalam vaksin bertugas mendeteksi zat-zat asing dalam tubuh dan mengirimkan pesan untuk menghancurkannya, sel kekebalan tubuh ini dikenal sebagai limfosit T dan B.

"Tubuh kita dipenuhi dengan limfosit yang masing-masing memiliki program untuk melawan patogen yang berbeda-beda, termasuk untuk HIV. Karenanya jika virus masuk dan mencoba untuk mengembangkan diri dalam sel, sistem kekebalan tubuh sudah siap untuk menonaktifkan dan menghancurkannya," ujar Prof Esteban.

Begini Cara Kerja Akupunktur



Akupunktur merupakan pengobatan alternatif dari negara Cina dengan cara menyisipkan atau menusukkan jarum ke tubuh. Pengobatan ini diklaim mampu mengurangi rasa sakit, mengobati ketidaksuburan, dan meningkatkan kesehatan secara umum.

Saat ini, akupunktur telah 'diekspor' ke berbagai negara di seluruh dunia. Di negara-negara Eropa seperti Inggris, hampir setengah praktisi medis mengikuti pelatihan akupunktur untuk dapat mempraktikkan kehalian ini dalam menangani apsien. Bahkan, bermacam variasi yang berbeda dari telah dikembangkan dan diajarkan di seluruh dunia.

Akupunktur terbukti ilmiah untuk mengobati rasa nyeri dan mual setelah operasi. Meskipun untuk rasa sakit, beberapa orang masih menganggapnya sebagai efek plasebo atau sugesti saja.

Dr Leena Mathew adalah seorang dokter anestesiologi dan ahli nyeri di New York Presbyterian Hospital/Columbia University Medical Center. Ia menggunakan akupunktur sebagai pengobatan tambahan untuk mengatasi nyeri pada pasien wanita yang memerlukan atau lebih menyukai akupunktur.

Ia dan Dr Josephine Briggs, direktur National Center for Complementary and Alternative Medicine (NCCAM), menjelaskan dalam The Atlantic, Jumat (30/9/2010) mengenai mekanisme akupunktur.

Rasa sakit timbul melalui rangsangan pada serabut saraf kecil di kulit, kemudian bergerak melalui sumsum tulang belakang dan sampai ke otak. Ada serabut saraf yang lebih besar yang berfungsi mengirim sinyal penahan serabut nyeri dan mencegah pergerakan sinyal rasa sakit.

Ketika rangsangan yang menyakitkan datang, aktivitas serat saraf kecil menguasai serat saraf yang besar, sehingga meskipun penahan nyeri dilepaskan, rasa nyeri tetap terasa.

Bagaimana dengan akupunktur untuk mengatasi nyeri?

Secara teoritis, jarum ditempatkan untuk merangsang serabut saraf besar, sehingga sinyal saraf nyeri yang kecil menjadi terhambat. Mathew mengatakan bahwa logika yang sama mendasari teori mengapa menggosok siku setelah terbentur dapat membantu mengurangi rasa sakit, sebab tubuh merangsang penghambatan saraf sakit untuk menenangkan rasa sakit.

Kemungkinan lain adalah endorfin, hormon yang membuat orang 'merasa baik'. Mathew mengatakan bahwa bahan kimia yang membuat orang merasa bahagia ini dilepaskan ketika menanggapi berbagai fenomena seperti kesusahan, cedera, lari jarak jauh, memakan cokelat, serta memiliki kemampuan layaknya morfin bagi tubuh dan otak.

Penelitian yang melacak kadar molekul-molekul darah menunjukkan bahwa akupunktur meningkatkan kadar beta-endorphin sehingga mampu menurunkan tingkat rasa sakit pada pasien. Ketika pasien diberikan obat anti-morfin, efek dari akupunktur berkurang.

Ada teori lain yang menjelaskan mengapa akupunktur terbukti bekerja baik untuk mengatasi mual dan muntah akibat dengan kemoterapi. Kulit terhubung ke organ-organ dalam tubuh melalui refleks yang disebut refleks viscero-kulit.

"Jika Anda menstimulasi kulit dengan jarum akupunktur. Anda dapat mengubah pola aliran darah ke perut dan dari perut, mengapa ini bisa menjelaskan efeknya pada mual dan muntah," jelas Mathew.

Akupunktur juga memiliki efek pada sistem respons tubuh terhadap stres atau dikenal dengan sumbu hipotalamus-pituitary-adrenal (HPA). Penelitian melaporkan bahwa pasien akupunktur memiliki tingkat stres dan kecemasan yang lebih rendah setelah mendapat perawatan akupunktur, setidaknya untuk jangka pendek.

Terakhir, ada teori yang menjelaskan tentang mengapa akupunktur dapat bekerja pada kondisi tertentu. Sentuhan pada manusia mungkin banyak berhubungan dengan kekuatan penyembuh pada akupunktur.

"Ini adalah terapi sentuhan. Pada pengobatan Barat, dokter cenderung menjaga jarak dan tidak ingin menyentuh pasien," kata Matthew.

Seperti halnya seorang ibu mampu menenangkan anak hanya melalui fisik atau kehadirannya, menyentuh orang lain dengan maksud baik mungkin juga mampu mengurangi rasa sakit. Efek ini harus dilakukan dengan menghilangkan rasa takut dan kecemasan terlebih dahulu yang mempengaruhi persepsi orang akan rasa sakit.

Briggs menyebutkan bahwa beberapa efek akupunktur juga dapat dilihat pada akupunktur 'palsu' seperti akupunktur menggunakan tusuk gigi, yang terkadang juga memiliki efek mirip dengan akupunktur.

"Hal ini memberitahu kita bahwa bagian terpenting akupunktur adalah ritual yang terlibat, yaitu tekanan, praktisi yang meyakinkan, dan harapan pasien." Dengan kata lain, tata cara akupunktur sendiri merupakan faktor yang perlu diperhitungkan untuk melihat efeknya," jelas Briggs.

Mathews menambahkan akupunktur adalah ilmu kuno yang telah berlangsung selama 3.000 tahun. "Kami tahu itu efektif, namun kita tidak tahu mengapa. Metode ini sangat sulit untuk diterjemahkan ke dalam bahasa pengobatan ala Barat," katanya.

Thursday, September 29, 2011

Tak Selamanya Jus Buah dan Sayur Itu Sehat




Banyak orang menganggap memulai hari dengan segelas jus buah dan sayuran adalah hal yang menyehatkan. Namun, ternyata manfaat kesehataan jus buah tidak seperti yang terpikirkan. Dalam kondisi tertentu, jus buah juga menyimpan bahaya bagi kesehatan.

Para ilmuwan mengklaim bahwa jus buah mengandung gula terlalu banyak yang justru dapat meningkatkan risiko penyakit kanker. Bahkan ketika diproses dan dikemas, banyak zat dalam buah-buahan yang melindungi tubuh dari penyakit, justru menghilang.

Peneliti Australia telah mencoba mengungkapkan seberapa efektif dari berbagai buah, sayuran, dan jus dalam mencegah perkembangan kanker usus besar. Mereka membuat kuesioner untuk 2.200 orang yang berhubungan dengan makanan mereka sehari-hari. Tim peneliti kemudia melacak responden selama dua tahun untuk melihat pola perkembangan penyakit.

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang makan buah dan sayuran seperti apel, kubis, kembang kol, dan brokoli akan mengurangi risiko kanker colon. Namun, mengejutkan, mereka yang mengonsumsi jus buah berisiko tinggi terkena kanker.

Studi yang dipublikan dalam Journal of the American Dietetic Association menemukan bahwa mereka yang minum jus buah lebih dari tiga gelas sehari lebih mungkin terkena kanker anal, salah satu bentuk kanker usus.

Para peneliti mempercayai bahwa tingginya kandungan gula dalam jus memicu pertumbuhan sel kanker. Banyak zat yang hilang ketika proses mengolah jus seperti serat, vitamin C, dan antioksidan. Padahal, zat-zat ini yang dapat mencegah munculnya kanker.

Selama bertahun-tahun, kita disarankan mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran, termasuk segelas jus. Peneliti Inggris telah mengklaim bahwa jus mengandung gula terlalu banyak. Para ilmuwan dari Universitas Balos, Wales, mengatakan lebih baik mengonsumsi buah kering daripada jus. Karena faktanya, jus buah segar diperas ditambahkan lima sendok teh gula dalam gelas masing-masing.

Sementara, ahli diet lain mengatakan masih lebih sehat minum jus buah dibandingkan minuman lainnya.

Namun, yang pasti dari hasil penelitian ini, makanan tinggi serat dapat membantu mengurangi risiko kanker. Mungkin akan lebih baik jika Anda memakan saja langsung buah segar dengan dipotong-potong tanpa harus dibuat jus sehingga kandungan serat tidak hilang. Kalaupun harus dibuat jus, buatlah tanpa diberi tambahan gula.