Tuesday, September 18, 2012

Samsung Hadirkan Galaxy Note II Dual SIM




Di China, banyak pengguna memakai dua jaringan telekomunikasi sekaligus. Kebiasaan ini menjadi bidikan Samsung untuk menghadirkan Galaxy Note II dengan kemampuan dual-on SIM card.

Media teknologi di China mengabarkan, Galaxy Note dual-SIM card akan segera dirilis di negeri Tirai Bambu tersebut. Perangkat ini tentunya memungkinkan pengguna di China menggunakan dua nomor ponsel sekaligus yang keduanya aktif bersamaan.

Dilansir Into Mobile, Senin (17/9/2012), China Unicom akan menjadi operator telekomunikasi pertama yang menawarkan phablet alias ponsel tablet tersebut, dengan layanan jaringan berbasis GSM dan CDMA dalam satu perangkat.

Soal spesifikasi, Galaxy Note II dual-SIM card yang akan dilempar ke China ini tidak berbeda jauh dengan versi original. Otaknya dibekali prosesor quad-core Exynos 4412 1.6 GHz, RAM 2GB, layar kapasitas High-Definition 5,5 inch, berbekal Android Jelly Bean, dan tentunya terdapat stylus S-Pen.

Kalau mau dibandingkan dengan di Indonesia, sebagian pengguna ponsel di Tanah Air sebenarnya punya kecenderungan sama seperti di China. Ponsel dual-on buatan China yang dipasarkan di Indonesia, cukup diminati terutama di kalangan pengguna low-end.

Kabar terakhir menyebutkan, Galaxy Note dual-SIM ini khusus dilempar ke pasaran besar yang tengah melaju cukup kencang, yakni China. Melihat persamaan tersebut, mungkinkah Samsung juga akan melepasnya ke pasar Indonesia?

Kegagalan Diet Bisa Bikin Para Perempuan Jadi Trauma




Gemuk itu tidak sehat dan bisa jadi faktor risiko berbagai penyakit mematikan. Namun diet mati-matian yang cenderung tidak rasional juga tidak lebih baik karena kalau gagal bisa menyebabkan trauma psikis terutama pada kaum perempuan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Natural Ketosis Company menunjukkan, trauma psikis dialami oleh 90 persen perempuan gemuk yang pernah gagal dalam menjalankan program dietnya. Para perempuan itu jadi makin menyalahkan diri atas kegemukan yang disandangnya.

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 501 perempuan berusia antara 35 hingga 55 tahun yang mengalami obesitas parah. Sebanyak 334 orang telah menjalani diet selama 3 bulan dan sebagian besar atau sekitar 62 persen kembali gemuk meski sempat turun berat badannya.

Dari sekian banyak partisipan yang gagal dalam program dietnya, sebanyak 39 persen merasa bahwa program diet yang sedang dijalani malah membuatnya makin merasa bersalah. Bukan menyalahkan kegagalannya, tetapi lebih meratapi kenapa gemuk sejak awalnya.

"Orang yang gagal dalam diet seharusnya menyalahkan dietnya, bukan dirinya sendiri. Pertolongan jangka panjang akan sangat esensial agar mereka mampu mengubah pola makannya," kata Hannah Sutter, ahli nutrisi yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Indiavision, Selasa (20/9/2012).

Sementara itu, Alison Harper, seorang ahli psikologi klinis membenarkan bahwa kegagalan dalam diet bisa memicu masalah besar yang saling terkait. Semakin orang itu merasa bersalah, semakin berat pula beban yang ditanggungnya dalam menjalani diet dan hasilnya tentu lebih buruk.

Secara teori, menurunkan berat badan tidak cukup hanya dengan mengatur pola makan. Olahraga secara teratur juga penting, karena selain untuk menjaga kebugaran tubuh juga untuk menyeimbangkan asupan kalori dengan pembakaran energi dari lemak maupun karbohidrat.

Ini Caranya Agar Tetap Bersemangat Walau Kurang Tidur




Tidur merupakan saat tubuh beristirahat dan memulihkan kembali energi yang terbuang saat beraktifitas di siang hari. Idealnya, orang dewasa perlu tidur selama 6 - 8 jam dalam sehari. Namun karena saking banyaknya kesibukan, tidak semua orang dapat selalu memenuhi jam tidurnya.

Apabila ini terjadi, maka bisa dijamin badan akan terasa lemas sehingga tidak optimal untuk beraktifitas keesokan harinya. Bahkan kurang tidur telah dikaitkan dengan sejumlah penyakit seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung dan depresi.

Seperti dilansir Medical Daily, Selasa (18/9/2012), ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar dapat melewati hari dengan tetap semangat meskipun jam tidur yang dimiliki minim.

1. Perhatikan Asupan Makanan
Jika kurang beristirahat, sebaiknya perut tetap kenyang. Pastikan memakan menu yang sehat saat sarapan, makan siang atau makan malam agar tubuh mendapat cukup nutrisi yang membuat tubuh tetap terjaga. Mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang akan mencegah tubuh menjadi lesu dan jatuh tertidur.

Makanan yang perlu dikonsumsi adalah biji-bijian yang merupakan sumber energi, buah-buahan untuk menyegarkan pikiran dan dapat menyediakan gula dengan cepat, serta protein yang mengandung asam amino untuk meningkatkan energi.

2. Jogging
Pakar kesehatan menyarankan bahwa jogging dapat melepaskan endorfin yang merupakan pereda nyeri alami, peningkat energi dan penguat jantung. Berolahraga juga dapat menjadi pendorong mood yang positif. Namun berolahraga terlalu banyak dapat membuat tubuh jadi lebih lamban. Oleh karena itu, lakukanlah olahraga dalam taraf sedang.

3. Kafein
Kafein adalah zat pahit yang ada dalam kopi, teh, minuman ringan, coklat, beberapa obat-obatan dan kola. Kafein dapat mempengaruhi metabolisme tubuh dengan cara merangsang sistem saraf pusat. Akibatnya tubuh jadi lebih waspada dan energi juga akan meningkat.

Namun terlalu banyak konsumsi kafein dapat menyebabkan gejala gemetar dan pusing. Perlu diingat bahwa tubuh menyerap dan membuang kafein dengan cepat. Setelah 8 - 10 jam, 75 persen kafein sudah dibuang dari tubuh.

4. Tidur
Cara terbaik untuk mengatasi kelelahan karena kurang tidur adalah dengan tidur. Kekurangan tidur yang akut berkaitan dengan risiko gangguan kesehatan yang parah. Tidur barang sebentar selama 20 - 60 menit di siang hari sudah cukup untuk meningkatkan energi.

Hidup Seperti Pria Bisa Bikin Perempuan Bahagia dan Sehat




Laki-laki diketahui memiliki sifat yang jorok dan malas bergerak. Tapi ada beberapa gaya hidup laki-laki yang bisa membuat perempuan merasa bahagia dan jadi lebih sehat jika diterapkan.

Meski laki-laki identik sebagai makhluk yang santai dan jangan berharap mau bergerak untuk membersihkan rumah, namun sebuah studi baru menunjukkan mengadopsi beberapa kebiasaan laki-laki bisa membuat perempuan jadi lebih bahagia, sehat dan bahkan membantu menurunkan berat badan.

Berikut ini gaya hidup seperti laki-laki yang bisa membuat perempuan lebih sehat dan bahagia, seperti dikutip dari Timesofindia, Selasa (18/9/2012) yaitu:

1. Bergabung dengan tim olahraga

Tak banyak perempuan yang mau bergabung dengan sebuah tim olahraga, padahal kegiatan ini dapat membantu menanamkan perubahan positif dalam diri seseorang. Misalnya saja dalam olahraga sepakbola, di lapangan seseorang perlu 11 pemain lain untuk membantu menyesuaikan diri dalam lingkungan sosial sehingga bisa saling menghormati. Hal ini secara tidak langsung juga mempengaruhi kemampuan sosialisasi perempuan yang dapat membuat hidupnya lebih bahagia.

2. Tinggalkan rutinitas sejenak

Perempuan cenderung memandang menjaga kebersihan rumah adalah salah satu tugas utamanya, sehingga dianggap terlalu serius. Hal ini memberikan terlalu banyak tekanan dan stres yang bisa mempengaruhi kesehatan perempuan. Untuk itu tinggalan rutinitas sejenak dan berlaku cuek seperti lelaki.

3. Percayalah dengan keputusan sendiri

Perempuan identik dengan membicarakan berbagai hal dengan sahabat, tapi cobalah menjaganya untuk diri sendiri dan mengambil keputusan sendiri sama seperti yang dilakukan laki-laki. Studi dari Columbia University menemukan hal ini bisa membantu seseorang jadi kurang tertekan.

4. Melakukan satu hal pada suatu waktu

Perempuan identik dengan melakukan berbagai hal dalam satu waktu atau multitasking, padahal itu bisa memberikan tekanan yang besar dan stres sehingga mengambilalih kebahagiaan seseorang.

Untuk itu cobalah melakukan satu hal yang disukai pada suatu waktu seperti halnya laki-laki, kondisi ini bisa membuat seseorang lebih produktif dan jadi lebih terfokus.

5. Olahraga dan memperkuat otot

Membentuk dan memperkuat otot bukan hanya kepentingan laki-laki, tapi perempuan juga perlu sehingga bentuk tubuhnya lebih terlihat dan menurunkan berat badan. Selain itu otot yang kuat juga memungkinkan seseorang melakukan kegiatan dengan baik karena meningkatkan energi, kepadatan tulang, metabolisme serta badan jadi lebih lentur.

Ini Warna-warna yang Bisa Mempengaruhi Tubuh dan Perilaku




Dalam menjalani hidup, baik kehidupan seks, suasana hati maupun selera dan kinerja otak dipengaruhi oleh warna yang berbeda. Berikut ini beberapa warna yang bisa mempengaruhi tubuh seseorang.

Terkadang perilaku dan suasana hati yang ditunjukkan oleh seseorang dipengaruhi oleh warna-warna yang ada di sekitarnya. Hal ini karena warna spesifik bisa memicu pelepasan hormon tertentu di otak.

Berikut ini beberapa warna yang bisa mempengaruhi tubuh dan kehidupan seseorang, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Senin (17/9/2012) yaitu:

1. Ungu

Warna kamar ungu bisa meningkatkan intensitas hubungan seksual menjadi 3,5 kali lebih tinggi setiap minggunya, bahkan hasil ini lebih tinggi dibanding dengan warna merah. Dalam hal ini bukan berarti semua barang harus bewarna ungu, tapi warna dominan yang digunakan untuk mendekorasi tempat tidur sebaiknya berwarna ungu.

2. Biru

Jika ingin menurunkan berat badan, cobalah mengecat dapur dan ruang makan dengan warna biru. Studi menemukan jika seseorang akan mengonsumsi kalori 3 kali lebih sedikit jika berhadapan dengan warna biru. Hal ini karena biru adalah penekan nafsu makan, karena secara naluri seseorang akan menghindari makanan berwarna biru yang cenderung mengandung racun.

3. Pink

Studi telah menemukan warna merah muda atau pink memiliki efek menenangkan tubuh dan mengurangi ketegangan otot, sehingga bisa meredam kemarahan yang muncul. Bahkan jika seseorang dihadapkan pada warna pink maka ia tidak bisa marah dan otot-otot jantung tidak bisa berdetak dengan cukup cepat. Hal ini berkaitan pula dengan zona feminin yang identik dengan warna pink.

4. Merah

Peneliti dari university of Rochester, New York menemukan warna merah telah membuat laki-laki lebih tertarik dengan lawan jenisnya. Hampir 100 laki-laki yang terlibat lebih memilih menghabiskan waktu untuk kencan dengan perempuan berbaju merah.

Kondisi ini juga berlaku pada perempuan ketika ia melihat laki-laki. Ilmuwan percaya pikiran manusia secara tidak sadar mengasosiasikan warna merah dengan gairah serta kekuasaan.

5. Kuning

Studi menunjukkan warna kuning meningkatkan konsentrasi karena membuat otak dan sistem saraf 'bangun', serta wajah smiley juga identik dengan kuning karena memicu pelepasan hormon serotonin yang membuat orang merasa lebih baik. Ini bisa jadi alasan mengapa notes post-it identik dengan warna kuning.

Psikolog Kate Nightingale menuturkan ketika seseorang melihat warna tertentu maka akan muncul perasaan, seperti kuning membuat orang berpikir tentang matahari dan musim panas. Emosi ini akan membawa pesan kimia dalam otak yang nantinya mengubah cara tubuh merasa dan berperilaku.

6. Hijau

Hijau adalah warna yang memiliki efek menenangkan terutama pada saraf. Dalam salah satu studi diketahui pekerja kantor yang melihat tanaman hijau akan jadi lebih bahagia dan sehat, serta mampu mengerjakan pekerjaannya dengan baik.

7. Putih

Warna putih menunjukkan kejujuran dan kemurnian, sehingga orang yang menggunakan pakian putih telah menuntunnya untuk bertindak dengan cara yang lebih baik dan jujur serta ikhlas. Itulah sebabnya pakaian dokter dan perawat menggunakan warna putih.

8. Hitam

Hitam sering dipandang sebagai warna kuat dan diartikan dengan agresif. Dalam satu eksperimen yang dilakukan University of Florida diketahui pemain dengan seragam hitam cenderung melakukan pelanggaran lebih banyak akibat terlalu agresif.

Ini Alasan Kenapa Orang Perlu Konsumsi Makanan Organik



Banyak ahli kesehatan menyetujui bahwa dengan diet makanan organik dapat membantu menurunkan berat badan. Selain itu, seseorang juga dapat memperoleh manfaat kesehatan jangka panjang lainnya dengan cara diet makanan organik yang lebih sehat.

Konsumsi makanan organik berhubungan dengan resistensi insulin, yang bila dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup sehat dapat membantu menyingkirkan lemak ekstra yang menumpuk di tubuh.

Diet makanan organik membuat Anda mendapatkan manfaat dari setiap kalori makanan dengan pasti, mencegah penambahan kalori, mempertahankan berat badan yang sehat dan mempromosikan penurunan berat badan.

Beberapa jenis makanan organik yang dapat dijadikan pilihan untuk menurunkan berat badan antara lain produk susu rendah lemak, gandum dan makanan ringan yang terbuat dari beras, biji-bijian dan kacang-kacangan serta buah dan sayuran yang bebas dari fungisida dan insektisida, seperti stroberi, bayam, kubis, ceri, apel dan anggur.

Selain dapat mempromosikan penurunan berat badan, memilih gaya diet dengan makanan organik juga menawarkan berbagai manfaat lain untuk kesehatan.

Di bawah ini beberapa alasan mengapa Anda harus beralih ke makanan organik, seperti dilansir onlymyhealth, Senin (17/9/12) antara lain:

1. Makanan dengan label organik merupakan pilihan yang tepat untuk mendapatkan produk hewani maupun nabati yang alami. Artinya produk makanan tidak terpapar oleh pestisida, iradiasi, antibiotik, hormon, dan modifikasi genetik selama masa perawatan.

2. Buah, sayuran dan produk organik lainnya dapat meningkatkan metabolisme tubuh karena zat-zat dan vitamin yang terkandung di dalamnya tidak terkontaminasi zat kimia pestisida. Metabolisme tubuh yang baik dan lancar dapat membuat pencernaan bekerja lebih optimal, sehingga mempromosikan penurunan berat badan.

3. Orang yang mengonsumsi makanan organik akan medapatkan manfaat antibiotik makanan secara utuh dan membantu pertumbuhan hormon.

4. Konsumsi makanan organik dapat membantu meminimalkan zat berracun yang dapat tertelan melalui makanan. Racun berbahaya dalam makanan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti risiko kanker dan peningkatan berat badan.

5. Diet makanan organik secara rutin dapat mengurangi tingkat xenoestrogens dalam tubuh dan penurunan dominasi estrogen. Beralih ke makanan organik adalah salah satu cara terbaik untuk mengembalikan keseimbangan hormon alami tubuh dengan mengurangi masalah hormon karena paparan bahan kimia.

Ingat, Ingat! Efek Buruk Rokok Baru Terasa 20 Tahun



Efek buruk dari merokok baru terasa 20 tahun kemudian, oleh karena itu merokok masih dianggap sebagai hal yang normal.

Inilah yang membuat orang akhirnya beranggapan bahwa merokok adalah sah-sah saja. Ditambah dengan makin masifnya iklan di media, konsumsi rokok di Indonesia pun meningkat pesat.

"Efek rokok itu jangka panjang dan baru terasa 20 tahun ke depan. Nanti para perokok di Indonesia ini akan banyak panen penyakit-penyakit seperti stroke, kanker paru, jantung koroner dan lain-lainnya. Sampai sekarang, stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia," kata prof dr Hasbullah Thabrany, MPH, guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI.

Temuan dari Global Adult Tobacco Survey (2011) menyatakan bahwa sebanyak 61,4 juta orang dewasa di Indonesia adalah perokok aktif. Sebanyak 67,4% pria dewasa di Indonesia diketahui adalah perokok. Padahal data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 1995 menunjukkan bahwa pria dewasa yang merokok ada sebanyak 53,4%.

Hal ini menunjukkan bahwa jumlah perokok di tanah air semakin meningkat. Kecenderungan ini ditengarai akibat makin banyaknya dana yang digelontorkan perusahaan rokok untuk mensponsori berbagai acara di Indonesia. Promosi terselubung berbungkus CSR ini juga banyak digaungkan media lewat iklan.

"Pada awalnya Komnas Pengendalian Tembakau didirikan oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Namun kami pada akhirnya menyadari bahwa penanganan rokok tidak bisa disandarkan pada organisasi profesi saja. Peran media sangat besar. Untuk mengontrol media, kita perlu regulasi," kata dr Prijo Sidipratomo, Sp. Rad (K), Ketua Umum Komnas Pengendalian Tembakau sekaligus Ketua Umum PB IDI dalam acara konferensi pers yang diselenggarakan Komnas Pengendalian Tembakau di kantor Sekretariat IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Senin (17/9/2012).

Di negara-negara Barat, perusahaan rokok sudah tidak diperbolehkan lagi mensponsori pertandingan-pertandingan olahraga. Namun berbeda dengan di Indonesia, pertandingan sepakbola masih banyak disponsori oleh perusahaan rokok yang produknya jelas-jelas berbahaya bagi kesehatan. Bahkan saat ini, iklan rokok cenderung menargetkan anak-anak muda.

"Anak-anak ini menjadi target iklan. Jika sudah mulai kecanduan rokok sejak usia 10 tahun, maka 45 tahun ke depan ia akan terus mengkonsumsinya. Harusnya negara mempertimbangkan keselamatan rakyat secara keseluruhan," kata prof dr Hasbullah Thabrany, MPH, guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI.

Penyakit akibat rokok memang tidak serta merta datang, namun baru menyerang 10 tahun kemudian. Para perokok aktif di Indonesia yang berjumlah 61,4 juta orang dewasa ini diperkirakan nantinya akan menuai berbagai macam penyakit.

Menurut data Riset Kesehatan dasar (Riskesdas) 2010, ada 3 provinsi besar dengan jumlah perokok aktif tertinggi, yaitu Jawa Timur, Jawa tengah dan Jawa Barat. Sebanyak 426.000 perokok adalah anak-anak berusia 10 - 14 tahun. Melihat makin banyaknya anak-anak yang terpengaruh iklan, IDI berupaya melakukan lobi dengan beberapa lembaga terkait.

"Kami sebagai ketua IDI sudah menemui KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) terkait dengan penayangan iklan sebuah klinik yang kontrovesial beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, KPI juga berpendapat bahwa iklan-iklan lainnya yang tidak mendatangkan faedah bagi masyarakat juga sebaiknya dihentikan, misalnya iklan rokok," kata dr Prijo.