Friday, October 5, 2012

Makin Rajin Minum Susu, Kanker pun Menjauh



Rajin minum susu terbukti mampu meningkatkan kondisi kesehatan, termasuk mencegah osteoporosis serta menurunkan risiko diabetes dan sindrom metabolik. Namun studi terbaru dari Swedia berhasil menemukan manfaat luar biasa lain dari susu yaitu mencegah perkembangan kanker usus besar.

Sekelompok peneliti dari University of Lund menemukan bahwa salah satu protein dalam susu yang disebut lactoferricin4-14 (Lfcin4-14) dapat mengurangi laju pertumbuhan sel-sel kanker usus besar secara signifikan dari waktu ke waktu. Caranya dengan memperpanjang periode siklus sel sebelum kromosom sel kanker tersebut mereplikasi diri. 

Tak hanya itu, Lfcin4-14 juga diketahui dapat mengurangi kerusakan DNA sel-sel kanker usus besar yang terpapar sinar ultraviolet (UV).

"Sebelumnya kami menduga bahwa perpanjangan siklus sel pada sel-sel kanker usus besar sebagai bagian dari pengobatan dengan Lfcin4-14 dapat memberikan waktu tambahan bagi proses perbaikan DNA," ungkap salah satu peneliti, Profesor Stina Oredsson dari Department of Biology, University of Lund.

"Tapi dari studi terbaru ini kami mengetahui bahwa kerusakan DNA yang diakibatkan sinar UV juga bisa berkurang pada sel-sel kanker usus besar yang diintervensi dengan protein Lfcin4-14. Kendati persentase penurunannya kecil tapi bisa dikatakan cukup signifikan," lanjutnya.

Awalnya peneliti melakukan percobaan dengan memapari sel-sel kanker usus besar menggunakan sinar UV yang menyebabkan kerusakan DNA lalu menumbuhkan sel-sel itu. Sembari ditumbuhkan, kelompok sel pertama diberi protein Lfcin4-14 sedangkan kelompok lainnya tidak diberi protein. 

Setelah itu barulah peneliti mengevaluasi kerusakan DNA pada kedua kelompok sel dengan menggunakan teknik yang disebut comet assay. Mengapa disebut comet assay? Pasalnya setelah diproses, sel-sel yang mengalami kerusakan DNA berbentuk menyerupai komet lengkap dengan ekornya dan perbandingan intensitas antara 'komet' dengan 'ekornya' mengindikasikan banyaknya DNA yang rusak. 

Hasilnya, studi yang telah dipublikasikan dalam Journal of Dairy Science ini mengungkapkan bahwa paparan sinar UV menyebabkan peningkatan jumlah 'komet', sebaliknya intervensi protein Lfcin4-14 mengurangi jumlah 'komet' pada sel-sel yang terpapar sinar UV.

Untuk memahami mekanisme yang digunakan Lfcin4-14 saat mengurangi kerusakan DNA, peneliti mengevaluasi kadar sejumlah protein yang terlibat dalam perkembangan siklus sel, perbaikan DNA dan kematian sel. 

Dari situ peneliti menemukan adanya peningkatan lipatan endonuclease-1, protein yang dikaitkan dengan sintesis DNA; penurunan limfoma protein X yang berkaitan dengan b-cell lymphoma 2 (Bcl-2) yang terlibat dalam proses kematian sel; serta penurunan level γ-H2AX yang mengindikasikan perbaikan DNA yang lebih efisien.

"Perubahan ini mendukung hipotesis kami bahwa pengobatan dengan protein Lfcin4-14 dapat meningkatkan mekanisme perbaikan DNA," tandas Dr. Oredsson seperti dilansir dari medindia, Jumat (5/10/2012)

Dr. Oredsson pun mencatat bahwa secara umum sel-sel kanker mengalami kecacatan dalam hal mekanisme perbaikan DNA-nya. Itulah sebabnya Lfcin4-14 bisa jadi memberikan dampak yang lebih besar terhadap sel-sel normal ketimbang sel-sel kanker.

"Data kami menunjukkan bahwa dampak Lfcin4-14 dalam memperpanjang siklus sel dapat berkontribusi terhadap pencegahan tumbuhnya sel-sel kanker pada sel-sel normal," simpulnya.

Hati-hati! Keseringan Chatting Bisa Kena Penyakit Neuropati



Chatting tampaknya sudah menjadi kegiatan sehari-hari yang dilakukan banyak orang, terutama yang tinggal di kota besar dengan jaringan internet. Namun Anda perlu berhati-hati, keseringan chatting ternyata bisa memicu penyakit neuropati.

Bagi yang hobi chatting menggunakan komputer atau smartphone, berhati-hatilah. Sebab, Anda bisa saja terkena penyakit neuropati, yaitu gangguan pada saraf tertentu yang diakibatkan trauma pada saraf atau disebabkan efek samping dari penyakit sistemik. Gejalanya seperti rasa nyeri, rasa baal, mati rasa, kram, kaku-kaku, kesemutan atau rasa terbakar.

Hal ini disampaikan oleh Dr Manfaluthy Hakim Sp.S (K), Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi Persatuan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) dalam jumpa pers Perdossi dan perusahaan farmasi Merck di Hotel Clarion, Makassar, seperti ditulis Jumat (5/10/2012).

Menurut Dr Manfaluthy, posisi tangan ketika mengetik yang secara berulang-ulang dengan posisi sama selama sekian jam akan mengakibatkan saraf di bagian tangan akan terjepit.

"Ada beberapa tempat di sekitar tangan akibat kebiasaan chatting atau mengetik dengan posisi salah, yang berisiko terkena gejala penyakit neuropati, seperti pergelangan tangan atau siku, akibat sarafnya mengalami trauma atau rusak," ujar Dr Manfaluthy yang juga menjabat konsultan Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Meski demikian penyakit neuropati akibat trauma lebih mudah penanganannya dibanding penyakit neuropati karena penuaan, diabetes dan kekurangan vitamin B.

Dr Manfaluthy juga menambahkan penyakit neuropati ini bisa mengancam 1 dari 4 orang usia di atas 40 tahun. Selain itu, penderita diabetes, hipertensi dan pecandu alkohol juga rentan dengan penyakit ini.

Apabila tidak diterapi dengan benar, dapat menjadi berat sehingga berpotensi menimbulkan komplikasi penyakit lainnya.

Untuk menangani penyakit neuropati, lanjut Dr Manfaluthy, diperlukan suplai vitamin neurotropik, yang terdiri dari vitamin B1, vitamin B6 dan vitamin B12.

Asupan vitamin B12 yang lebih banyak dibutuhkan oleh tubuh, karena vitamin B12 yang masuk ke tubuh hanya diserap kurang dari 2 persen per asupannya.

"Vitamin neurotropik berfungsi menormalkan fungsi saraf dengan memperbaiki gangguan metabolisme sel saraf, melalui pemberian asupan yang dibutuhkan supaya saraf bisa bekerja dengan baik. Vitamin ini juga terlibat dalam metabolisme energi sel, untuk mengatasi kelelahan, membantu penyembuhan penyakit," pungkas neulorogis RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Beginikah Penampilan iPad Mini?



Setelah iPhone 5, Apple kabarnya segera merilis iPad Mini. Konon saat ini, produksi massal komputer tablet tersebut sudah dimulai di pabrik rekanan Apple.

Seperti apa wujud iPad Mini memang masih menjadi misteri. Namun sudah banyak pihak yang mencoba untuk mereka-rekanya, berdasarkan rumor yang sudah kencang beredar. Beberapa rekaan tersebut dibuat dengan serius sehingga hasilnya pun bagus.

Seperti iPad Mini hasil desain pria bernama Martin Hajek ini. Beberapa media teknologi pun dibuat kagum dengan karyanya tersebut. Mau tahu seperti apa? Berikut foto-fotonya.


1. Ukuran 7 inch


iPad Mini kabarnya berukuran 7 inch atau lebih sedikit. Pastinya lebih mungil dibandingkan iPad yang sudah beredar selama ini. John pun mewujudkan konsep iPad Mini melalui software desain 3 Dimensi CAD. 

Desain buatannya tidak berbeda jauh dari iPad saat ini, meski terlihat lebih cantik. John membuatnya berdasarkan beberapa gambar bocoran iPad Mini yang sudah beredar di internet.


2. Bahan alumunium


Bagian belakang konsep iPad Mini ini terbuat dari alumunium. Sama seperti bagian belakang iPhone 5. 

Di bagian bawah, terlihat konektor dock Lightning, konektor baru yang diperkenalkan Apple di iPhone 5. Terlihat juga dua buah speaker.



3. Beragam warna



Biasanya, gadget Apple hanya keluar dalam dua pilihan warna, yaitu hitam dan putih. Namun dalam konsepnya ini, John membuatnya dalam pilihan warna yang lumayan ngejreng.

iPad Mini kabarnya diungkap Apple pada bulan Oktober mendatang. Apple sepertinya ingin memanfaatkan momentum belanja akhir tahun.







Fujitsu Arrows, Tablet PC Windows 8 Tahan Air



Tablet kian sering digunakan. Penggunanya pun kerap membawanya kemana-mana, termasuk tempat yang berisiko ketumpahan air. Agar tetap aman, Fujitsu punya tablet yang tahan air. 

Perusahaan asal Jepang ini memperkenalkan tablet Windows 8 tahan air yang diberi nama Arrows. Perangkat ini sebenarnya mirip tablet Android Honeycomb yang diperkenalkan Fujitsu pada CES, Las Vegas Januari silam. 

Dilansir Engadget, Jumat (5/10/2012), tablet berukuran 10,1 inch tersebut dilengkapi kamera depan dan belakang, port micro USB dan slot microSD card. 

Berbeda dengan tablet yang dipamerkan di CES, tablet Windows 8 memiliki desain yang agak berbeda dan mendukung LTE. Prosesornya dual-core 1GHz Texas Instruments OMAP 4430, terdapat built-in storage 16GB dan layar WXGA dengan resolusi 1.280 x 800 pixel.

Dalam sebuah uji coba, tablet ini bisa dioperasikan di dalam air, sebagaimana diiklankan. Belum ada keterangan harga dan ketersediaan. Namun diperkirakan Arrows akan dirilis di Jepang sekitar November.

Nokia: Windows Phone Tak Terpecah Seperti Android



Nokia kukuh mengandalkan sistem operasi Windows Phone melawan kompetitor berat, Android dan iOS di iPhone. CEO Nokia, Stephen Elop meyakini strateginya sudah tepat. Sebab Windows Phone diklaim punya berbagai keunggulan.

Misalnya, Windows Phone tidak akan terpecah-pecah seperti Android dan tidak terlalu ketat kontrolnya seperti Apple. Android disebut terpecah karena banyaknya handset, kustomisasi software dan upgrade yang kadang tidak bisa dilakukan.

"Meskipun ada beberapa aspek terbuka di APIs dan SDK (Windows Phone -red), dan Anda bisa membuat semua aplikasi di situ, kami bersama Microsoft mengontrol apa yang terjadi," kata Elop dalam wawancaranya dengan Wired, Jumat (5/10/2012).

"Jika Anda berpikir tentang tiga ekosistem, dengan Apple yang paling dikontrol ketat dan Android menjadi sangat terpecah pecah dan menuju ke arah yang berbeda beda, apa yang kami lakukan di Microsoft adalah berada di tengah-tengah," imbuh Elop.

"Ada sedikit kontrol namun juga ada sedikit fleksibilitas dengan berbagai macam penyedia hardware yang terlibat," jelas pria berkacamata itu. 

Berbicara soal produk terbaru Nokia, Lumia 920 dan 820, Elop mengaku tidak akan melakukan perang harga. Mereka lebih mengedepankan fitur yang berbeda dan fungsional.

"Memulai dengan harga lebih murah bukanlah sebuah pendekatan yang bagus. Anda harus memimpin dengan bagaimana produk itu lebih baik atau berbeda atau memungkinkan Anda melakukan sesuatu yang tidak bisa Anda lakukan sebelumnya," tuturnya.

1 Miliar Pengguna, Facebook Masih Rajanya Jejaring Sosial



Facebook masih bisa dibilang rajanya jejaring sosial setelah mencatat beberapa catatan spesial dalam milestone terbarunya. 

Dalam sebuah acara televisi di AS, Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa Facebook kini memiliki lebih dari 1 miliar orang yang menggunakan situsnya setiap bulan.

Lebih lanjut dikatakan, miliaran pengguna tersebut turut andil atas kontribusi terciptanya 1,13 triliun 'likes', 219 miliar foto, dan 17 miliar check-in lokasi.

Seperti dikutip dari BBC, Jumat (5/10/2012), situs yang diluncurkan pada tahun 2004 itu masih terus berusaha untuk menambah lagi jumlah penggunanya untuk angka miliar berikutnya.

"Membantu miliaran orang (lagi) untuk terhubung sungguh luar biasa. Dan sejauh ini (1 miliar pengguna) adalah hal yang paling saya banggakan dalam hidup saja," demikian kata Zuckerberg. 

Pertumbuhan pengguna Facebook memang belum stagnan. Sebuah statistik melaporkan bahwa saat ini ada 600 juta pengguna yang mengakses Facebook via piranti mobile. Tumbuh 48 juta pengguna dari bulan Juni 2011 lalu yang mencatatkan jumlah 552 juta pengguna.

Galaxy S III Laris Manis, Samsung Cetak Laba Rp 65 Triliun



Samsung Electronics mencetak laba US$ 7,3 miliar atau setara Rp 65,7 triliun di triwulan III-2012, naik hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Lonjakan laba ini berkat penjualan Galaxy S III yang tinggi.

Tapi laba di triwulan terakhir tahun ini diperkirakan akan turun, pasalnya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/10/2012), Samsung akan banyak mengeluarkan biaya pemasaran dan promosi untuk melawan ponsel terbaru Apple, iPhone 5, dan ponsel pintar lainnya di dunia.

Tahun ini, produsen elektronik asal Korea Selatan itu mengincar laba sebanyak US$ 25 miliar (Rp 225 triliun). Target ini membuat para karyawannya bersemangat dengan adanya iming-iming bonus yang tinggi di akhir tahun.

Meski demikian, Samsung juga harus mengesampingkan sejumlah dana untuk membayar denda sebesar US$ 1 miliar (Rp 9 triliun) atas kekalahannya terhadap Apple Agustus lalu.

Analis memperkirakan omzet raksasa teknologi itu akan melambat hingga akhir tahun ini akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia dan turunnya permintaan akan produk elektronik secara global.