Monday, October 8, 2012

Molor Sampai Siang? Bisa Jadi itu Gangguan Tidur



Sebagian orang mungkin merasa kesusahan bangun tidur tepat waktu karena di malam hari mereka kesulitan untuk tidur hingga larut malam. Hati-hati, bisa jadi ini pertanda munculnya gangguan tidur yang disebut Delayed Sleep Phase Disorder (DSPD).

DSPD adalah gangguan tidur yang seringkali disalahartikan dengan insomnia. Penderita DSPD rutin mengalami susah tidur tapi sekali mereka tertidur maka durasinya akan melebihi jam tidur biasa lalu terbangun di siang hari atau mendekati sore hari. Sebaliknya, pasien insomnia terkadang susah tertidur, sering terbangun atau bangun terlalu cepat (bisa juga kombinasi ketiganya).

Selain itu, pasien insomnia jarang bisa tidur semalam suntuk, bahkan mungkin di hari libur. Tapi penderita DSPD bisa tidur semalaman dan jarang bisa terbangun tepat waktu di pagi hari.

Mungkin kebanyakan orang merasa normal jika mereka begadang untuk bersosialisasi atau bekerja lalu keesokan harinya mereka bisa memuas-muaskan diri untuk tidur, tapi penderita DSPD juga cenderung kesulitan untuk kembali ke jadwal tidur-bangun 'normal' meski telah berulang kali mencobanya.

Agar bisa tertidur, penderita DSPS pun harus berbaring di ranjang selama berjam-jam dulu. Sayangnya sekali bisa tertidur maka secara alami mereka akan 'kebablasan' dan bangun kesiangan.

Secara keseluruhan, DSPD adalah akibat dari siklus tidur yang tertunda. Jam biologis seharusnya mengatur kapan seseorang harus tidur, bangun, merasa lapar dan kapan sejumlah hormon harus dilepaskan dari tubuh. Namun pada penderita DSPS, jam biologisnya datang belakangan alias terlambat sehingga mereka sering tidur larut malam tapi bangun kesiangan.

DSPD paling sering ditemukan pada remaja tapi kondisi ini juga bisa terjadi pada orang dewasa. Pasalnya, saat masih kecil mereka harus tidur sejak jam 8-9 malam tapi memasuki usia remaja, secara alami jam tidurnya berubah menjadi jam 11 malam atau tengah malam.

Tidur larut malam itulah yang memotong durasi tidur yang dibutuhkan remaja (9-10 jam) sehingga ketika mereka tidur larut malam, paginya mereka akan sulit bangun, merasa kurang tidur dan kelelahan sepanjang hari. Tapi kondisi ini hanya terjadi pada remaja tertentu.

Meski begitu jika perubahan jam biologis ini menimbulkan masalah terkait fungsi tubuh seseorang dalam aktivitas hariannya, bisa jadi hal itu merupakan gejala dari DSPD dan harus segera diberi pengobatan. Berikut tiga metode pengobatan utama untuk DSPD seperti halnya dikutip dari huffingtonpost, Senin (8/10/2012):

1. Chronotherapy atau mengatur ulang jam biologis pasien
Pasien akan diminta tidur (dan bangun) 2-3 jam setiap harinya hingga mencapai jam tidur normal dan lama-kelamaan waktu bangunnya akan menyesuaikan dengan jam bangun tidur normal.

Meski sangat efektif, metode ini dikatakan kurang praktis. Pasalnya metode ini mengharuskan pasien menghabiskan waktu di siang hari untuk tidur dan terbangun semalaman. Selama masa pengobatan, seluruh aktivitas di siang hari, jumlah cahaya yang masuk dan suara-suara bising juga harus dibatasi agar pasien agar bisa tertidur.

2. Terapi cahaya terang di pagi hari
Metode ini membutuhkan kotak cahaya yang sangat terang atau sinar matahari. Tapi untuk memperoleh keterangan cahaya yang tepat, penderita harus berkonsultasi dengan pakar tidur terlebih dulu karena jika menggunakan keterangan cahaya di waktu yang kurang tepat maka dikhawatirkan akan memperburuk kondisi DSPD-nya.

Bahkan terapi ini juga bisa memperburuk kondisi penderita beberapa gangguan psikiatri lainnya.

3. Melatonin
Hormon alami yang dibuat oleh kelenjar pineal ini lebih efektif jika diterapkan pada penderita DSPD ketimbang insomnia. Suplemen melatonin juga dijual bebas di toko makanan sehat dan toko obat. Meski begitu pada sejumlah produk daftar dosis dan komposisinya terkadang kurang akurat sehingga penderita disarankan hanya mengonsumsi merek suplemen yang terpercaya.

Suplemen melatonin juga tetap perlu diwaspadai karena menimbulkan sejumlah efek samping seperti mudah ngantuk di siang hari, mudah bingung, nyeri perut, mimpi buruk, tidur sambil berjalan dan pening. Suplemen ini juga memberikan interaksi negatif terhadap sejumlah obat-obatan seperti untuk diabetes, immunosuppressant, pil pengendali kelahiran dan obat pengencer darah.

Kendati sangat efektif, penderita masih perlu mencari bantuan pakar tidur untuk mengetahui dosis melatonin yang tepat untuk dikonsumsi dan kapan saja suplemen ini harus diminum. Dosis kecil (0,5 miligram) biasanya diberikan lebih awal di malam hari untuk membantu mengembalikan jam biologis secara perlahan hingga lama-kelamaan penderita bisa tidur dan bangun tepat waktu.

Olahraga Jangan Asal Kurus! Pastikan yang Terbakar Adalah Lemak, Bukan Otot


Salah satu tujuan orang rajin olahraga adalah untuk membakar kalori sehingga tubuhnya jadi ramping. Idealnya pembakaran kalori tersebut berasal dari pembakaran lemak, namun kalau salah strategi bisa-bisa malah ototnya yang terbakar.

Para ahli diet dan olahraga menganjurkan, penurunan berat badan dalam sepekan idealnya hanya berkisar antara 0,5 kg hingga 1 kg. Bisa saja dipaksakan agar lebih cepat, misalnya 5 kg dalam sepekan, tetapi ada harga yang harus dibayar yakni hilangnya massa otot.

Saat seseorang melakukan olahraga terlalu berat, pembakaran lemak saja tidak cukup untuk menyuplai kebutuhan energi. Akhirnya tubuh juga akan membakar massa otot, sehingga berat badan seolah-olah turun drastis padahal yang dibakar bukan cuma lemak seperti yang ditargetkan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memastikan bahwa yang terbakar saat olahraga adalah lemak dan bukan otot adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Menshealth, Senin (8/10/2012).

1. Titik awal
Makin gemuk dan bergelambir bentuk awalnya, kemungkinan berat badan berkurang dari pembakaran lemak biasanya makin besar. Misalnya berat awalnya 136 kg, dalam seminggu berat badan bisa turun sebanyak 1,36 kg atau 1 persen dari hasil pembakaran lemak. Tapi kalau ingin turun 4 kg dalam seminggu dengan postur awal yang memang tidak terlalu gemuk, kemungkinan yang akan terbakar justru otot.

2. Jenis olahraganya
Olahraga ketahanan seperti angkat beban adalah kunci untuk menjaga massa otot saat ingin menurunkan berat badan. Dalam sebuah penelitian di Columbia University, 2 kelompok partisipan diminta menjalankan program melakukan olahraga rutin masing-masing berupa aerobik dan angkat beban. Setelah 8 pekan, kedua kelompok sama-sama sukses menurunkan 9 persen berat badan, namun penyusutan massa otot di kelompok aerobik mencapai 20 persen sementara di kelompok angkat beban hanya 8 persen.

3. Asupan protein
Proses pembentukan otot tubuh memerlukan protein sebagai bahan bakunya. Dalam sebuah penelitian, 2 kelompok partisipan diminta mengurangi porsi makannya sebanyak 60 persen. Dari porsi yang sudah dikurangi, jatah untuk sumber proteinnya dibedakan antara 35 persen dan 15 persen. Dengan olahraga yang sama, partisipan yang asupan proteinnya lebih rendah kehilangan massa otot 20 persen lebih banyak dalam 2 pekan.

4. Pola tidur
Kurang tidur sangat mengganggu sistem metabolisme energi. Dalam sebuah penelitian, partisipan yang tidur selama 8,5 jam kehilangan berat badan 2 kali lebih banyak dari proses pembakaran lemak dibandingkan yang hanya tidur 5,5 jam. Rutinitas serta intensitas olahraganya tentu saja dibuat sama agar bisa dibandingkan.

5. Tahapan untuk kurus
Seseorang dengan berat badan 100 kg bisa melangsingkan tubuhnya hingga 74 kg, tetapi ada perbedaan pada setiap tahapnya. Setengah dari target tersebut mungkin bisa dicapai dalam waktu 1 tahun, tetapi sisanya bisa membutuhkan waktu hingga 2 tahun. Pada prinsipnya, makin kecil tubuh seseorang maka metabolisme pembakaran kalori dari lemak makin melambat. Kalau dipaksakan, maka yang terbakar bukan cuma lemak tetapi juga otot.

Sikat Gigi Sebelum Tidur Tapi Bangun Pagi Mulut Tetap Bau? Ini Sebabnya



Sikat gigi paling baik dilakukan menjelang tidur. Pasalnya ketika istirahat semalaman, makanan yang tersisa di sela-sela gigi dapat berkembang biak dan merusak lapisan gigi. Namun benarkah sisa makanan ini benar-benar hilang dengan odol? Nyatanya ketika bangun pagi napas masih saja bau seolah belum sikat gigi.

Tak peduli seberapa banyak odol atau sekeras apa obat kumur yang digunakan, bau napas yang busuk di pagi hari tak akan hilang. Padahal seharusnya dengan menyikat gigi dan berkumur sudah cukup ampuh membersihkan mulut. Rahasianya ternyata ada pada bakteri yang berkembang biak di dalam mulut.

Pasta gigi dan obat kumur memang dapat menghalau bakteri dengan bahan-bahan seperti xylitol, triclosan dan minyak esensial. Tapi pengaruh dari bahan-bahan ini tidak bertahan lama.

Segera setelah tidur, bahan-bahan yang ampuh mengusir bakteri sirna dari mulut. Lingkungan yang kondusif untuk tumbuhnya bakteri pun muncul kembali. Salah satu unsur penting yang paling berperan menciptakan bau mulut saat kita tidur adalah kurangnya produksi air liur.

Produksi air liur melambat secara signifikan ketika tidur. Cairan yang biasanya bertanggung jawab melemahkan bakteri atau mengangkutnya ke usus juga ikut beristirahat. Hasilnya, bakteri dibiarkan berkembang biak selama berjam-jam dan menghasilkan konsentrasi senyawa jahat yang membuat bau.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa bakteri yang berdiam di mulut seseorang jumlahnya lebih banyak daripada populasi manusia di bumi. Di dalam mulut, mikroba terus-menerus mati dan bereplikasi.

"Mikroba pengurai memproduksi bau busuk di mulut, prosesnya serupa dengan yang terjadi pada limbah pembuangan," kata Sean S. Lee, profesor kedokteran gigi di Loma Linda University School of Dentistry di California seperti dilansir Gizmodo, Minggu (7/10/2012).

Bakteri memperoleh energi melalui asam amino dan pencernaan protein. Beberapa asam amino yang dicerna mengandung sulfur dan akan dilepaskan ketika bakteri memprosesnya. Sulfur sendiri merupakan salah satu penyebab bau tidak. Tapi itu bukan hanya itu saja yang membuat bau mulut, melainkan sekelompok gas yang berkumpul menjadi satu.

Bakteri berkembangbiak dengan cara melepaskan senyawa bau. Ada sekitar 600 atau lebih senyawa bau yang dilepaskan sehingga membuat bau mulut campur aduk.

Lee menjelaskan, bau-bau yang bercampur itu antara lain adalah kadaverina (bau mayat), hidrogen sulfida (bau telur busuk), asam isovaleric (bau kaki), methylmercaptan (bau tinja), putresin (bau daging busuk) dan trimetilamina (bau ikan). Tapi kabar baiknya, orang lain hanya butuh waktu 5 menit untuk beradaptasi dengan bau busuk tersebut.

Samsung Siapkan Smartphone dengan RAM 3 GB?



Semakin beragamnya fungsi yang ditawarkan software, sudah seharusnya ditunjang dengan hardware yang mumpuni. Itulah nampaknya filosofi yang tengah dilakukan oleh Samsung.

Keseimbangan antara peranti lunak dan keras mutlak dilakukan agar memberikan pengalaman luar biasa kepada penggunanya. Dan baru-baru ini, sebuah prototype terbaru dari Samsung kembali bocor.

Foto dua ponsel setengah jadi itu tampaknya tengah dalam pengujian. Istimewanya, di bagian atas ponsel tersebut tertera angka 3GB RAM.

Hal ini sangat dipercayai kalau Samsung Mobile tengah menggodok perangkat genggam dengan 'jeroan' super, yang salah satunya adalah RAM berkekuataan besar. Demikian yang dikutip dari Sammobile, Minggu (7/10/2012).

Tidak ada lagi informasi tambahan mengenai ponsel ini, selain mengira-ngira bahwa purwarupa yang diujikan itu adalah Samsung Galaxy S IV, walau ada yang menyebut juga adalah generasi terbaru dari Galaxy Nexus.

Bila ini benar, tentu saja angin segar bagi pengguna Android yang semakin merasa kurang memiliki ponsel dengan RAM 1GB -- bahkan 2GB yang disematkan di Galaxy S III. Belum ada komentar dari Samsung mengenai bocoran informasi ini.

Duh, Microsoft Mengiklankan Surface dekat Apple Store



Psywar alias perang urat syaraf nampaknya tengah dilakukan oleh Microsoft yang bersiap meluncurkan tablet pertama berbasis Windows 8, Surface. Psywar ini ditujukan ke produsen terkuat di pasar tablet saat ini, Apple.

Microsoft diketahui memasang sebuah iklan dalam bentuk grafiti dii sebuah dinding, yang berisi mengenai promosi dari Surface. Walaupun tidak terlihat mencolok, namun ditaruh di posisi yang strategis.

Iklan terdiri dari dua gambar persegi panjang yang terdapat tulisan Surface, bersama dengan papan keyboard yang dipisah dengan warna Biru dan Merah. Lalu di bawah kedua gambar persegi panjang, ada sebuah tagline "Click In".

Menjadi 'agak aneh', karena Microsoft memilih lokasi untuk iklan karena dekat dengan Lincoln Park Apple Store, Chicago, AS. Demikian yang dikutip dari Apple Insider, Minggu (7/10/2012).

Lincoln Park Apple Store adalah bangunan mandiri di lokasi utama di sebelah stasiun Utara Clybourn. Pada tahun 2009, Apple setuju untuk membayar USD4 juta untuk merenovasi stasiun kereta bawah tanah dalam rangka untuk mengamankan ruang untuk toko tersebut.

Seperti diketahui Surface telah dipastikan mulai dijual 26 Oktober 2012, namun belum ada informasi resmi yang menyebutkan perkiraan harga tablet Microsoft ini.

Bocoran BlackBerry Aristo Bukti RIM Masih Bimbang



Beberapa ponsel berbasis BlackBerry 10 sudah mulai terlihat, ada Liverpool, London dan kini giliran Aristo. Seluruh penampakan itu pun seakan menunjukan bahwa Research in Motion (RIM) masih bimbang menentukan pilihan.

Dilihat dari fiturnya ponsel BlackBerry memang ditujukan bagi kalangan pebisnis, apalagi bagi mereka yang membutuhkan layanan push email dan BlackBerry Messenger (BBM) yang hingga kini masih jadi andalan RIM.

Namun dengan munculnya BlackBerry London seakan menyebutkan bahwa RIM mulai memasuki pasar smartphone multimedia, hal ini bisa dilihat dari spesifikasi ponsel tersebut yang hadir tanpa keyboard fisik, prosesor dual core 1,5 GHz dan layar beresolusi 768 x 1280 pixel.

Kini bocoran terbaru ponsel BlackBerry 10 kembali menyeruak, kali ini terbesit sebuah nama Aristo. Spesifkasi yang diusung tidak main-main, menggunakan chip quad core Qualcomm APQ8064, RAM 2 GB, memori internal 16 GB, dan layar OLED 4,65 inchi yang dibuat oleh Samsung.

Beberapa fitur lain yang terbilang cukup canggih adalah dukungan NFC, Blutooth 4.0, port mini HDMI, kamera depan 2 MP dan kamera belakang 8 MP yang bisa merekam video hingga resolusi 1080p.

Seperti dikutip dari Arstechnica, Minggu (7/10/2012), dengan spesifikasi tersebut BlackBerry mungkin tak lagi hanya membidik kalangan pebisnis, namun juga para gamer smartphone, sehingga memunculkan dugaan soal target pasar RIM yang mulai bergeser.

Siap-siap, Geforce GTX 650 TI Meluncur 9 Oktober



Melengkapi keluarga kartu grafis Kepler yang sudah ada, Nvidia kabarnya siap meluncurkan Geforce GTX 650 TI pada tanggal 9 Oktober 2012.

Geforce GTX 650 TI nantinya akan mengisi celah antara GTX 660 dan GTX 550, oleh sebab itu spesifikasi yang diusungnya tidak terpaut jauh dari keduanya. Begitu juga soal harga yang katanya dibanderol sekitar USD 149.

Jika dilihat dari spesifkasinya Geforce GTX 650 TI terbilang cukup lumayan, GPU yang ditanamkan merupakan downgrade dari GTX 660 yakni GK 106. Perbedaan terdapat pada streaming multiprocessors (SMX) yang dipangkas menjadi 576 CUDA core.

Jalur memori yang ditawarkan masih sebesar 128 bit, dengan kapasitas RAM mencapai 1 GB. Untuk memory clock dipatok 1350 MHz DDR5 (efektif 5,40 GHz) dengan total bandwidth mencapai 86 GB per detik.

Sedangkan untuk kecepatan GPU seperti tidak berbeda dengan GTX 650 yang berlari di 960 MHz, namun kartu grafis ini diklaim hanya membutuhkan catu daya 85 watt yang disalurkan melalui kabel power 6 pin.

Seperti dikutip dari tomshardware, Sabtu (6/10/2012), dengan harga yang cukup masuk akal sepertinya GTX 650 TI akan berhadapan langsung dengan AMD Radeon 7770. Namun belum jelas kapan produk ini sampai ke Indonesia.