Wednesday, October 17, 2012

Edan! iPhone 5 vs Galaxy S III Diadu Dalam Blender


Banyak yang mengadu iPhone 5 vs Galaxy S III secara head to head, mulai dengan mengupas fiturnya hingga mencoba menjatuhkannya dari ketinggian tertentu. Namun bagaimana bila kedua smartphone kelas atas itu diadu dengan cara yang sama sekali berbeda, yakni diblender!

Ya, Anda tak salah baca. Dikutip dari Cnet, Rabu (17/10/2012), Blendtec melakukan pengujian edan memakai blender untuk menguji daya tahan fisik kedua ponsel ini. 

Jangan tanya seperti apa model pengujiannya. Cukup sederhana, kedua perangkat dimasukkan ke dalam blender yang berbeda. Kemudian tombol 'on' pada blender dinyalakan. 

Sontak saja, kedua ponsel berharga mahal itu langsung rontok hingga potongan yang halus. Baik iPhone 5 dan Galaxy S III dibabat tak tersisa oleh pisau yang tajam di blender.

Misi awalnya, Blendtec sejatinya ingin mencari ponsel yang tahan lebih lama saat dibabat di dalam blender. Nah, ponsel itulah yang nantinya dianggap sebagai pemenang. 

Lantas, siapa yang menang di antara iPhone 5 dan Galaxy S III dalam tes sadis di dalam blender ini. Simak videonya berikut seperti dilansir YouTube.

Lenovo Pede Tantang Samsung & HTC



Lenovo memang pemain baru di industri smartphone, khususnya Android. Namun dengan seluruh sumber daya yang dimilikinya, produsen asal China itu yakin bisa bersaing dengan Samsung dan HTC.

Di Indonesia, Samsung memang masih mendominasi penjualan ponsel Android. Sedangkan merek lain yang membayanginya adalah HTC, Sony dan mungkin LG. Bagaimana Lenovo?

Produsen yang mengklaim telah menjadi nomor satu di industri PC itu punya beberapa 'jurus' agar mereka bisa mematahkan dominasi pemain Android lainnya.

"Kami punya inovasi, nama besar Lenovo yang sudah menjadi produsen PC nomor satu, lalu jalur distribusi yang bekerja sama dengan Trikomsel," ungkap JD Howard, Vice President Business Operation & WW Business Development Lenovo.

Howard juga bercerita bagaimana Lenovo yang tadinya hanya dikenal sebagai produsen PC kemudian bisa hampir merajai penjualan ponsel di China.

"Hanya dalam 18 bulan kami sudah menduduki peringkat dua smartphone di China," klaim Howard, di Thamrin Nine Ballroom, Selasa (16/10/2012) malam.

Nah, berkaca dari hal tersebut, Lenovo pun optimistis dapat berhasil juga di Indonesia. Sebagai start awal, mereka menggelontorkan 5 smartphone android sekaligus dengan beragam fitur dan keunggulan.

Microsoft Ungkap Harga Tablet Surface



Saat dirilis, Microsoft belum menguak harga komputer tablet Surfacenya. Namun kini, tanda tanya mengenai harganya sudah terjawab.

Bukan lagi spekulasi maupun rumor, namun informasi berikut berasal dari toko online Microsoft sendiri. Benar, raksasa software ini telah merilis harga untuk tablet surface RT berbasis ARM.

Untuk yang versi 32 GB tanpa touch cover, Microsoft menjualnya di harga USD 499 atau Rp 4,7 juta (USD 1 = Rp 9.615). Lantas untuk versi ini namun sudah dilengkapi dengan touch cover, akan dibanderol USD 599 atau Rp 5,7 juta.

Dikutip dari TheVerge, Rabu (17/10/2012), Microsoft juga menawarkan model 64 GB yang sudah ditemani dengan touch cover di angka USD 699 (Rp 6,7 juta). Konsumen akan bisa mendapatkan tablet langsing ini lengkap dengan kickstand dan casing magnesium vapor-deposited (PVD) serta Microsoft Office Home & Student 2013 RT Preview.

Seluruhnya sudah bisa dipesan secara pre-order di beberapa negara tertentu dan akan dikapalkan mulai 26 Oktober nanti. Bagaimana dengan di Indonesia? Diberitakan sebelumnya, Andreas Diantoro, President Director Microsoft Indonesia saat dijumpai di Jakarta bulan lalu mengatakan pihaknya belum memastikan pihaknya akan memboyong tablet tersebut di Tanah Air.

Tak hanya merilis harga tabletnya saja, harga untuk touch covernya juga dibeberkan. Untuk mendapatkan cover yang juga berfungsi sebagai keyboard ini, masing-masing bisa didapatkan dengan angka USD 119,99. Lantas untuk type cover, keyboard yang sedikit lebih tebal, Microsoft mematoknya di angka USD 129,99.

Galaxy Premier akan Lebih Powerful dari Galaxy Nexus



Belum juga dikonfirmasi kebenarannya oleh Samsung, rumor kedatangan Galaxy Premier terus bergulir. Informasi terbaru menyertakan hasil uji benchmark yang menyebutkannya lebih cepat dari Galaxy Nexus. 

Informasi ini bermula dari pengujian benchmark di China menggunakan tool Antutu. Hasil benchmark ini lantas dilansir SammMobile dan langsung merebak ke berbagai situs dan blog teknologi.

Dalam pengujian, seperti dilansir SammMobile, Rabu (17/10/2012), skor untuk Galaxy Premier adalah 7.700, mengalahkan skor Galaxy Nexus 6.300.

Galaxy Premier disebut-sebut akan ditenagai prosesor dual-core 1,5GHz, menggunakan Android Jelly Bean dan layarnya Super AMOLED 4,6 inch 1280x720.

Galaxy Premier disebut-sebut mengusung kamera belakang 8MP dan kamera depan 2MP. Akan tersedia Wi-Fi b/g/n, Bluetooth 4.0 dan kemampuan NFC.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Samsung mengenai Galaxy Premier. Namun banyak yang berspekulasi, Galaxy Premier diperkirakan mendarat sekitar akhir tahun ini.

Padfone 2, Perangkat Hybrid Asus Resmi Meluncur

Asus akhirnya memperkenalkan secara resmi Padfone 2, sebuah produk hybrid lanjutan yang memadukan keandalan smartphone dan tablet PC yang bisa terintegrasi secara 2-in-1.

Padfone generasi kedua ini dipresentasikan langsung oleh CEO Asus Jerry Shen dalam acara peluncuran yang digelar di dua kota sekaligus, Taiwan dan Milan.

"Hari ini kami meneruskan komitmen kami untuk menghadirkan sebuah produk berteknologi tinggi yang akan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna smartphone dan tablet," ujarnya di hadapan para media internasional yang juga dihadiri  di Taipei, Taiwan, Selasa (16/10/2012).

Shen memaparkan, Padfone 2 merupakan kombinasi dari PC, ponsel cerdas, dan tablet yang berdesain tipis, ringan, elegan, simpel, dengan tampilan yang menawan, namun dengan fitur yang inovatif dan powerful.

Smartphone di Padfone 2 dengan layar 4,7 inch dan bertenaga prosesor quad-core ini menggunakan sistim operasi Ice Cream Sandwich 4.0 yang bisa di-upgrade ke OS Jelly Bean.

Ponsel ini menggunakan desain yang agak besar di bagian atas dan semakin menipis di ujung bawah dengan ketebalan hanya 9mm dengan berat 135 gram.

Sedangkan dock tabletnya yang berukuran layar 10,1 inch didesain lebih ringan dan tipis dengan berat hanya 649 gram.

Jika keduanya digabungkan, maka semua aktivitas yang sedang berlangsung di ponsel akan otomatis berpindah ke tablet PC secara seamless dan disesuaikan dengan ukuran layar yang ada di tablet.

Umur penggunaan baterai juga diklaim lebih lama dibandingkan generasi sebelumnya. Smartphone tablet yang menggunakan baterai 2140 mAh ini, menawarkan talk time 16 jam saat bekerja di jaringan 3G dan bisa meningkat tiga kali lipat saat dicolokkan ke station dock tablet menjadi 36 jam.

Untuk dapur kendalinya, Padfone 2 mengandalkan otak prosesor Qualcomm Snapdragon S4 (8064 + 9215m) quad-core Cortex A15 class (1.5GHz) dengan Adreno 320 graphics. Smartphone tablet dengan pilihan warna hitam dan putih ini tersedia dalam tiga opsi memori 16 GB, 32GB, dan 64GB.

Pada ponselnya yang menggunakan layar 4,7 inch dengan resolusi 1280 x 720 HD Super IPS+ dan anti gores menggunakan teknologi Corning Fit Glass. Sehingga tampilan layar jadi lebih tajam, akurat, dan sudut pandang lebih lebar dengan pencahayaan 550 nits untuk outdoor.

Ponsel tablet ini juga dilengkapi dengan kamera belakang 13 megapixel yang bisa mengambil foto secara shutter hingga 100 kali dalam hitungan enam foto per detik.

Selain itu secara simultan, kamera ini juga bisa digunakan untuk merekam video 1080p HD dalam 30 frame per detik (fps), atau 720p HD video dalam 60fps.

Untuk kualitas suaranya, Asus masih menggunakan teknologi besutan SonicMaster dan audio tuning dari Waves.

Dari sisi konektivitas jaringan, Padfone 2 sudah cukup lengkap. Tersedia koneksi Wideband CDMA untuk 3G di 900 MHz dan 2,1 GHz. Kemudian EDGE, GPRS, GSM di 850 MHz, 900 MHz, 1.800 MHz, 1900MHz. Serta LTE di 800 MHz, 1800 MHz, dan 2,6 GHz.

Kecepatan download menggunakan HSPA+ diklaim bisa mencapai 21 Mbps dan upload hingga 5,76 Mbps. Sementara dengan LTE, kecepatan download-nya diklaim bisa mencapai 100 Mbps dan upload hingga 50 Mbps.

Tuesday, October 16, 2012

10 Ponsel Nokia Paling Unik

Nokia pada masanya adalah produsen ponsel terbesar di dunia. Mereka pernah mengeluarkan begitu banyak model ponsel untuk konsumen setianya.

Bentuknya pun sangat beragam. Malah, ada beberapa yang terbilang sangat unik wujudnya, tidak seperti ponsel pada umumnya.

Berikut adalah daftar beberapa ponsel Nokia yang dinilai paling unik, seperti dikutip dari ZDnet, Senin (16/10/2012).


1. Nokia 7600


Handset ini diperkenalkan Nokia pada tahun 2003. Tombolnya berada di sekeliling layar sehingga bentuknya sangat unik, seperti persegi panjang namun tidak beraturan.

Pada masanya, spesifikasi 7600 lumayan canggih. Misalnya layarnya sudah berwarna dengan resolusi 128 x 170 pixel. Memang sangat jauh dari ponsel zaman sekarang, namun lumayan bagus pada masa itu.

2. Nokia 6800


Nokia 6800 juga dirilis pada tahun 2003. Handset ini bentuk awalnya menampakkan keyboard jenis keypad biasa. Namun ketika dibuka, akan menampilkan keyboard lengkap full qwerty.

Pada masanya, ponsel ini termasuk sangat langsing. Nokia 6800 pun menjadi salah satu ponsel legendaris Nokia.

3. Nokia 5510




Sampai saat ini, sepertinya masih ada beberapa orang yang memakai Nokia 5510. Handset yang dirilis tahun 2001 ini memang lumayan populer.

Nokia 5510 memiliki keyboard full qwerty dengan layar kecil monokrom di tengah-tengahnya. Yang menarik, ponsel ini punya kapabilitas pemutar MP3

4. Nokia 8910i


Handset ini termasuk ponsel pertama Nokia yang ditujukan untuk pebisnis. Nokia 8910i yang riis tahun 2003 punya pelindung dari bahan titanium.

Begitu pelindungnya dibuka, maka terlihatlah ponsel di dalamnya. Bentuknya memang terlihat elegan kala itu, cocok digunakan oleh profesional.

5. Nokia 3650


Nokia 3650 yang rilis tahun 2003 termasuk sangat populer kala itu. Harganya pun lumayan mahal sehingga menjadi simbol status sosial.

Wujudnya sangat berbeda dari handset kebanyakan. Dengan keyboard bundar di bawah layarnya yang berukuran cukup besar

6. Nokia N93


Dirilis tahun 2006, Nokia N93 adalah salah satu ponsle seri N pertama dari Nokia. Seri N ketika itu adalah lini ponsel kelas high end.

Bentuknya menyerupai camcorder yang dipadukan dengan ponsel. Kameranya cukup powerful pada zamannya dengan resolusi mencapai 3,15 megapixel.

7. Nokia 7730


Nokia 7730 datang dengan desain dan form factoryang menawan. Ini adalah jenis handset swivel yang bisa diputar 180 derajat untuk memunculkan keypadnya.

Meski kelihatan lumayan bagus dari sisi desainnya, jeroannya terbilang biasa saja dibandingkan ponselhigh end lain pada masanya.

8. Nokia 5700


Dirilis pada tahun 2007, ponsel ini masuk dalam kategori Xpress Music. Nokia 5700 pun memiliki berbagai fitur musik yang lumayan keren pada zamannya, termasuk speaker yang powerful.

Yang menarik adalah desainnya. Di mana bagian bawah ponsel yang memuat keyboard bisa diputar ketika pengguna ingin menjepret. Sebab, kamera terletak di sisi bodinya.

9. Nokia 7900


Nokia 7900 termasuk ponsel pertama dengan desain berjuluk prism. Ponsel ini menjadi inspirasi kala Nokia kemudian merilis berbagai seri prism lainnya.

Seri Prism memang ditujukan untuk kalanganhigh end sehingga desainnya pun berkelas.Handset yang keluar tahun 2007 sudah memiliki konektivitas EDGE yang dinilai bagus pada zamannya.

10. Nokia 7280


Seri 7280 termasuk ponsel dengan desain paling berani dari Nokia. Rilis tahun 2004 Nokia 7280 ditujukan untuk kalangan fashionista.

Bentuknya yang uniik membuatnya menjadi pusat perhatian kala dipakai. Layarnya sudah lumayan canggih dengan 65 ribu warna.





















Pujian & Kritikan Warnai Kemunculan Galaxy S III Mini



Samsung membuka tabir Galaxy S III Mini. Handset Android yang menyandang nama besar Galaxy S ini menuai pujian sekaligus kritikan.

Kritikan banyak mengarah pada spesifikasinya yang tidak sesuai ekspektasi. Namun pujian juga dilayangkan dengan beberapa alasan.

Berikut pujian dan kritikan yang mewarnai kemunculan Galaxy S III Mini yang dikutip dari berbagai sumber.

Wired

.

Meski Galaxy S III Mini memakai nama yang sama seperti kakak besarnya, Galaxy S III, punya desain luar sama dan menjalankan TouchWiz UI di sistem operasi Android Jelly Bean, kedua ponsel secara mengecewakan hanya punya sedikit kesamaan di dalamnya.

S III punya dua varian, versi internasional dengan prosesor Samsung Exynos quad core dan versi AS dengan 1,5GHz dual-core Qualcomm Snapdragon CPU. Keduanya sangat cepat dan menawarkan performa terbaik. S III Mini di-downgrade menjadi 1GHz dual core.

Bahkan nama Mini terasa seperti kesalahan. Ya, S III Mini memang lebih kecil dari S III standar, namun ponsel 4 inch bukanlah sebuah perangkat mungil. 

S III Mini datang layaknya sebuah penipu lihai yang gagal menyamai nama brand Galaxy S yang sudah ekselen, yang dibangun Samsung dengan susah payah.

Gizmodo



Galaxy S III adalah salah satu ponsel terbaik yang bisa Anda beli. Ponsel ini cepat, cantik dan punya berbagai kemampuan di mana ponsel lain hanya bisa bermimpi.

Itu sebabnya sangat mengecewakan bahwa Galaxy S III Mini tidaklah sama dengannya. Ponsel ini lebih rendah di semua sisi. Dan itu buruk.

Padahal ponsel ini memakai nama klan Android yang paling dihormati di samping Nexus. Ia datang dari perusahaan yang secara konsisten punya sumber daya untuk melawan Apple.

Galaxy S III Mini tidak seharusnya seperti ini. Tidak ada yang membuat kami terkesan. Apakah kami memasang batas terlampau tinggi? Mungkin demikian. Namun jika Prada misalnya mengumumkan tas yang lebih kecil, Anda tidak berharap kualitasnya lebih rendah.

Cnet


Samsung Galaxy S III Mini memang tidak sama powerful seperti layaknya ponsel flaghsip, namun Samsung mengatakan perangkat ini bisa menjadi pilihan optimal bagi konsumen yang mencari smartphone yang lebih praktis.

Meski Samsung berharap perangkat barunya membantu mereka berkompetisi lebih baik dengan Apple, namun sepertinya tidak banyak mengubah peta pasar di AS tanpa kapabilitas 4G LTE. Dan chip di Mini hanyalah dual core. Dan kameranya hanya 5 megapixel. 

Di mana Galaxy S III Mini bisa bersinar adalah di pasar negara berkembang, area kunci pertumbuhan smartphone. Dan juga bisa menjadi perangkat yang kuat bagi operator prepaid.

Ponsel ini juga bisa menjadi rival kuat melawan model lama iPhone, di mana Apple masih menjualnya melalui operator dengan harga diskon.

Engadget




Samsung mengungkap Galaxy S III Mini, versi yang lebih rendah dari kakaknya yang lebih besar dalam soal spesifikasi dan juga ukuran layar. 

Waktu singkat kami dengan ponsel itu mengungkap semua tombolnya sama seperti di Galaxy S III, dengan bentuk yang sama juga.  

Marketing Samsung Jerman mengatakan riset perusahaan menemukan bahwa user menginginkan ponsel dengan desain yang sama seperti Galaxy S III 4,8 inch, namun dengan form factor lebih kecil. Samsung mengklaim mereka ini tidak menginginkan ponsel paling powerful.

Masih perlu ditunggu apakah spek S III Mini akan melemahkan brand Galaxy S, namun kami menemukan ponsel itu tidak menjejali tangan seperti kakaknya, dan wujud yang nyaman di ponsel original terasa lebih baik dalam ukuran mini.