Tampak langsing dan memiliki tubuh aduhai mungkin menjadi harapan hampir setiap wanita. Tak mengherankan bila wanita rela mati-matian melakukan diet agar berat badannya turun. Studi terbaru pun menunjukkan bahwa wanita rata-rata menghabiskan 17 tahun hidupnya untuk berdiet.
Sebuah studi baru yang dilakukan oleh Diet Chef menemukan bahwa dieter (orang yang melakukan diet) rata-rata berusaha menurunkan berat badannya lebih dari 9 kali selama hidupnya.
Peneliti Inggris menemukan wanita rata-rata diet dua kali dalam setahun, dengan turun berat badan 5 kg setiap kali diet.
Dari data kesehatan, rata-rata harapan hidup wanita Inggris adalah 82 tahun dan berat rata-rata adalah 70 kg. Oleh karena itu, jika wanita mulai diet pada usia 18 tahun ia akan kehilangan berat badannya 9,1 kali.
Dan jika ia menghabiskan 7 minggu pada dua kali diet dalam setahun, wanita akan menghabiskan sekitar 17,2 tahun hidupnya untuk diet.
"Memutuskan untuk menurunkan berat badan bisa menjadi mudah ketika kita tahu bahwa kita memiliki acara khusus atau merasa tidak percaya diri dengan penampilan kita. Namun seperti yang kita lihat, memulai diet dan kehilangan berat badan ekstra lebih sulit dan memerlukan komitmen nyata," jelas Kevin Dorren, Pendiri dan Kepala Chef of Diet Chef, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Medicaldaily, Rabu (19/9/2012).
Peneliti menemukan bahwa kurang dari 1 persen dari responden yang mampu diet selama 12 bulan selama setahun dan sepertiga wanita melaporkan setidaknya selama 6 bulan per tahun.
Alasan sulitnya berdiet pun ada bermacam-macam. Sekitar 35 persen responden mengatakan bahwa kecintaan pada makanan membuatnya merasa sulit untuk diet, sementara 33 persen menyalahkan kurangnya kemauan dan 20 persen merasa makanan sehat terlalu mahal.
Thursday, September 20, 2012
Minum Obat Pusing Kok Tambah Pusing? Ini Dia Jawabannya
Sakit kepala dan migrain seringkali terjadi pada orang-orang yang kelelahan setelah seharian beraktivitas atau telat makan. Untuk mengatasinya, sebagian orang akan meminum obat-obatan pereda nyeri yang dijual bebas di apotek.
Tapi bukannya sembuh, 1 dari 50 orang justru menderita sakit kepala yang berkepanjangan dan susah disembuhkan gara-gara mengonsumsi obat pereda nyeri secara berlebihan.
Risiko tertingginya berlaku bagi pengguna obat pereda nyeri seperti aspirin, ibuprofen atau paracetamol yang biasa mengonsumsi obat itu sedikitnya satu kali dalam sehari untuk mengobati sakit kepala ataupun gangguan lain seperti nyeri sendi.
National Institute for Health and Clinical Experience (NICE) Inggris menyatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak pil pereda nyeri membuat otak menjadi lebih sensitif terhadap rasa nyeri sehingga penderita pun jadi lebih rentan terhadap sakit kepala.
Bahkan banyak penderita yang akhirnya terjebak dalam 'lingkaran setan' karena ketika sakit kepalanya kambuh, mereka pun meminum lebih banyak obat pereda nyeri, tapi ujung-ujungnya sakitnya malah semakin parah. Kondisi ini terjadi pada sekitar 10 juta orang di Inggris.
Menanggapi kondisi ini, Profesor Martin Underwood, seorang dokter umum yang juga peneliti dari Warwick Medical School berkomentar, "Obat-obatan pereda nyeri ini sebenarnya efektif untuk mengatasi berbagai jenis sakit kepala. Kendati begitu jika obat-obatan ini diminum lebih dari 10-15 hari dalam sebulan maka sakit kepalanya bisa semakin parah, padahal sebenarnya kondisi ini dapat disembuhkan dan dicegah".
Dr. Gillian Leng, wakil kepala eksekutif NICE pun menimpali bahwa terlalu banyak pasien yang tidak diberi 'diagnosis yang benar dan tepat pada waktunya' oleh dokter-dokter mereka atau banyak dokter yang tidak dapat mendiagnosis jenis sakit kepala apa yang dialami pasiennya atau menawarkan pengobatan terbaik untuk kondisi itu.
"Mungkin para dokter ini cenderung mengabaikan gejala-gejala yang membedakan sakit kepala akibat banyak minum obat pereda nyeri dengan sakit kepala biasa, ditambah lagi terkadang pasien terlalu khawatir dengan penyebab sakit kepalanya hingga berujung pada pemeriksaan yang sebenarnya tidak perlu seperti scan otak," terangnya seperti dilansir dari dailymail, Rabu (19/9/2012).
"Sakit kepala yang terjadi pada sebagian besar orang ini tak mungkin disebabkan oleh tumor otak atau masalah serius lainnya jadi prosedur semacam itu sebenarnya tak perlu ditawarkan pada pasien sebagai jaminan," ujar Dr. Manjit Matharu, seorang konsultan dari National Hospital for Neurology di London.
Tapi bukannya sembuh, 1 dari 50 orang justru menderita sakit kepala yang berkepanjangan dan susah disembuhkan gara-gara mengonsumsi obat pereda nyeri secara berlebihan.
Risiko tertingginya berlaku bagi pengguna obat pereda nyeri seperti aspirin, ibuprofen atau paracetamol yang biasa mengonsumsi obat itu sedikitnya satu kali dalam sehari untuk mengobati sakit kepala ataupun gangguan lain seperti nyeri sendi.
National Institute for Health and Clinical Experience (NICE) Inggris menyatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak pil pereda nyeri membuat otak menjadi lebih sensitif terhadap rasa nyeri sehingga penderita pun jadi lebih rentan terhadap sakit kepala.
Bahkan banyak penderita yang akhirnya terjebak dalam 'lingkaran setan' karena ketika sakit kepalanya kambuh, mereka pun meminum lebih banyak obat pereda nyeri, tapi ujung-ujungnya sakitnya malah semakin parah. Kondisi ini terjadi pada sekitar 10 juta orang di Inggris.
Menanggapi kondisi ini, Profesor Martin Underwood, seorang dokter umum yang juga peneliti dari Warwick Medical School berkomentar, "Obat-obatan pereda nyeri ini sebenarnya efektif untuk mengatasi berbagai jenis sakit kepala. Kendati begitu jika obat-obatan ini diminum lebih dari 10-15 hari dalam sebulan maka sakit kepalanya bisa semakin parah, padahal sebenarnya kondisi ini dapat disembuhkan dan dicegah".
Dr. Gillian Leng, wakil kepala eksekutif NICE pun menimpali bahwa terlalu banyak pasien yang tidak diberi 'diagnosis yang benar dan tepat pada waktunya' oleh dokter-dokter mereka atau banyak dokter yang tidak dapat mendiagnosis jenis sakit kepala apa yang dialami pasiennya atau menawarkan pengobatan terbaik untuk kondisi itu.
"Mungkin para dokter ini cenderung mengabaikan gejala-gejala yang membedakan sakit kepala akibat banyak minum obat pereda nyeri dengan sakit kepala biasa, ditambah lagi terkadang pasien terlalu khawatir dengan penyebab sakit kepalanya hingga berujung pada pemeriksaan yang sebenarnya tidak perlu seperti scan otak," terangnya seperti dilansir dari dailymail, Rabu (19/9/2012).
"Sakit kepala yang terjadi pada sebagian besar orang ini tak mungkin disebabkan oleh tumor otak atau masalah serius lainnya jadi prosedur semacam itu sebenarnya tak perlu ditawarkan pada pasien sebagai jaminan," ujar Dr. Manjit Matharu, seorang konsultan dari National Hospital for Neurology di London.
Serangan Jantung, Incar Wanita & Lebih Mematikan
Serangan jantung telah menjadi momok paling menakutkan bagi tiap orang. Pasalnya, datang secara tiba-tiba lebih banyak menyerang wanita dan mematikan.
Studi baru menyebutkan bahwa serangan jantung kini sering terjadi pada wanita dan lebih mematikan ketimbang terjadi pada pria. Benarkah?
Berdasarkan data yang tehimpun dari Yayasan Jantung Indonesia menyatakan, perempuan modern lebih rentan terserang serangan jantung dibanding kaum pria, seiring dengan perubahan pola hidup mereka.
Menurut Ketua Yayasan Jantung Indonesia, dr. Dewi Andang Joesoef, pada jumpa pers, belum lama ini, di Jakarta, pola hidup modern serta tingkat stres yang tinggi pada perempuan modern yang berkarir, adalah beberapa penyebab meningkatnya risiko penyakit jantung.
"Pola hidup perempuan modern sudah banyak berubah seperti; merokok, jarang berolah raga dan lebih banyak duduk diam di kantor, serta pola makan yang banyak mengandung banyak lemak dan kolesterol," imbuh Dewi.
Menurut dia, pola hidup tidak sehat tersebut adalah beberapa faktor risiko utama penyakit jantung, yang kini lebih banyak menyerang kaum perempuan.
Lebih lanjut, Dewi menambahkan bahwa tingkat stress yang meningkat pada perempuan modern seringkali terjadi karena karir dan kedudukan perempuan modern yang bekerja kini dapat disejajarkan dengan kaum pria. Sehingga tingkat stress yang dirasakan juga sama.
"Mereka mendapat tekanan dari kedudukan dan jabatannya di kantor, belum lagi urusan rumah tangga yang harus ditangani membuat tingkat stress kaum perempuan semakin meningkat," kata Dewi.
Dewi berpendapat bahwa hal ini penting untuk diperhatikan oleh kaum perempuan, karena perempuan modern kini tidak saja sebagai motor penggerak di dalam rumah tangga, namun juga dalam beberapa sektor tertentu karena jabatan dan kedudukannya.
Sementara itu, Dokter Spesialis Penyakit Jantung Rumah Sakit Premier Jatinegara dr Pradana Tedjasukmana, SpJp, FIFA menambahkan serangan jantung pada wanita sangat minim akan gejala, hal inilah yang menyebabkan mengapa serangan jantung lebih mematikan jika menimpa wanita dibanding pria.
"Ciri khas gejala serangan jantung adalah nyeri dada dan ketidaknyamanan. Namun wanita cenderung mengalami serangan berbeda," tambah Pradana.
Pradana mengungkapkan terkadang beberapa wanita yang mengalami serangan jantung tidak pernah mengalami nyeri dada. Maka para wanita harus lebih jeli mengenali gejala serangan jantung seperti nyeri leher, rahang, bahu atau punggung, ketidaknyamanan perut atau kesulitan bernapas dengan tiba-tiba.
"Jika sudah menunjukkan gejala-gejala yang tidak biasa disarankan harus cepat mencari dokter atau pergi ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Pradana.
Nah, berikut beberapa spesifikassi gejala serangan janttung yang kerap menimpa wanita..
Cepat merasa kelelahan
Lebih dari 70% responden dalam penelitian National Institute of Health (NIH) merasakan cepat sekali kelelahan sebelum mendapat serangan jantung. Biasanya kelelahan itu dirasakan sebulan penuh, sebelum serangan terjadi.
Tapi bagaimana membedakan kelelahan akibat adanya gangguan pada jantung dengan rasa lelah yang biasa kita alami, misalnya lelah karena habis berolahraga atau bekerja?
Yang membedakan sebenarnya adalah, jika rasa lelah yang kita rasakan usai berolahraga biasanya akan hilang begitu kita makan, mandi, atau melakukan relaksasi.
Sedangkan kelelahan akibat gangguan pada jantung akan terasa lebih lama, seolah tubuh tak pernah sanggup mengisi ulang energi untuk melakukan berbagai aktivitas.
Insomnia atau sulit tidur di malam hari
Meski merasa sangat kelelahan dan tubuh seolah tak mampu mengisi ulang energy, kita tetap tak bisa tidur di malam hari. Dan ini biasanya akan berlangsung dalam jangka waktu lama, bisa dalam sebulan penuh kita mengalami insomnia.
Cemas dan stres
Para pakar kesehatan jantung sepakat, stres adalah pemicu utama terjadinya serangan jantung. Dan pada penelitian tersebut, para wanita yang pernah mengalami serangan jantung bercerita, stres yang dialami lebih khas.
Alhasil mereka merasa sangat terpuruk dan panik karena tak bisa keluar dari masalah.
Mengalami masalah pada saluran pencernaan
Mulai dari nyeri perut, kram perut, hingga mual adalah salah satu gejala serangan jantung yang spesifik terjadi pada wanita. Dan biasanya, semua ‘keluhan’ perut itu dirasakan secara bersamaan.
Napas menjadi lebih pendek
Penelitian NIH itu juga menyimpulkan, ada sebanyak 40% dari responden yang mengalami kesulitan bernapas sebelum serangan jantung terjadi. Ciri yang paling mudah adalah apabila ketika kita naik tangga atau berjalan kaki, tiba-tiba kita merasa tersengal-sengal, ini bisa menjadi sinyal serangan jantung yang harus diantisipasi.
Nyeri pada rahang, leher, telinga, dan pundak
Pada pria umumnya rasa nyeri dirasakan di dada, tapi tidak demikian yang terjadi pada wanita. Rasa nyerinya lebih menyebar, bahkan terasa sampai rahang, leher, dan telinga.
Selain memahami gejala-gejalanya, kita juga harus memiliki kesadaran apabila gejala-gejala tersebut mulai dirasakan, segeralah memeriksakan diri ke dokter.
Ini Dia Cara Alami Buang Racun dalam Tubuh
Orang selalu membicarakan mengenai pentingnya detoks. Tak hanya itu, mereka juga memiliki segudang cara untuk membuang racun dalam tubuhnya.
Dalam kenyataannya, ada cara yang lebih alami, mudah, dan murah untuk melakukan detoksifikasi. Para dokter naturopati di Gaiam, perusahaan yang menjual produk-produk dan layanan yang mendukung gaya hidup sehat, mengatakan, membersihkan sistem tubuh dengan perlahan akan lebih memberikan manfaat.
Nah, dilansir Healthday, berikut beberapa cara jitu dan sederhana untuk mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh.
Banyak konsumsi buah-buahan
Buah-buahan pada umumnya juga berperan penting dalam proses detoksifikasi alami. Buah dan sayur selain mengandung banyak vitamin juga mengandung serat yang dapat mengikat zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh sehingga membuangnya melalui feses. Temukan kemudahan detoksifikasi dengan mengkonsumsi stroberi, asparagus, aprikot, rhubab, brokoli, air kelapa, jus labu, teh hijau, atau jus jeruk.
Cukup istirahat
Istirahat yang cukup dapat membantu organ-organ tubuh untuk ikut beristirahat dan mempersilakan sel-sel dalam tubuh untuk beregenerasi. Tanpa istirahat, racun-racun akan semakin banyak. Hal ini juga akan memperburuk kondisi organ yang berfungsi mengeluarkan racun dari dalam tubuh seperti ginjal dan hati.
Sauna
Tubuh kita membuang racun melalui keringat. Dengan bersauna, pori-pori kulit akan terbuka, dan melalui itulah racun dan segala kotoran pada tubuh akan keluar. Anda dapat membantu tubuh melenyapkan beberapa racun melalui keringat. Selain itu, sauna juga membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi nyeri otot.
Rutin olahraga
Selain dapat melancarkan peredaran darah, olahraga juga bisa menjadi cara ampuh untuk mengeluarkan keringat, dimana hal tersebut merupakan salah satu cara tubuh mengeluarkan zat tidak berguna melalui kulit.
Konsumsi air putih cukup
Mengonsumsi air minimal delapan gelas perhari membuat racun-racun yang bersarang bisa keluar dengan lebih cepat. Air sangat diperlukan tubuh, terutama bagi ginjal yang aktif dalam penyerapan cairan. Diharapkan, dengan banyak mengonsumsi air putih akan mengaktifkan fungsi ginjal, sehingga banyak racun yang terbuang melalui urin.
Rajin minum vitamin C
Kedengarannya sepele, tetapi vitamin ternyata punya banyak manfaat untuk tubuh kita. Selain mengandung antioksidan, vitamin C juga membantu tubuh memproduksi glutathione, senyawa hati yang mampu melenyapkan racun dalam tubuh.
Tarik nafas dalam-dalam
Semua orang yang hidup pasti bernapas, tetapi tak banyak yang tahu bagaimana bernapas dengan benar. Bernapas dalam-dalam akan memungkinkan lebih banyak oksigen bersirkulasi melalui sistem tubuh Anda. Untuk itu, berlatihlah mengambil napas sedikitnya 10 menit setiap hari. Duduklah dengan nyaman dengan punggung tegak. Ambil napas melalui hidung dalam tujuh hitungan, tahan selama empat hitungan, lalu keluarkan napas melalui mulut dalam delapan hitungan. Anda tentu ingin menghirup semua udara di dalam paru-paru sehingga dapat menarik lebih banyak oksigen dalam napas berikutnya.
Banyak konsumsi buah-buahan
Buah-buahan pada umumnya juga berperan penting dalam proses detoksifikasi alami. Buah dan sayur selain mengandung banyak vitamin juga mengandung serat yang dapat mengikat zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh sehingga membuangnya melalui feses. Temukan kemudahan detoksifikasi dengan mengkonsumsi stroberi, asparagus, aprikot, rhubab, brokoli, air kelapa, jus labu, teh hijau, atau jus jeruk.
Cukup istirahat
Istirahat yang cukup dapat membantu organ-organ tubuh untuk ikut beristirahat dan mempersilakan sel-sel dalam tubuh untuk beregenerasi. Tanpa istirahat, racun-racun akan semakin banyak. Hal ini juga akan memperburuk kondisi organ yang berfungsi mengeluarkan racun dari dalam tubuh seperti ginjal dan hati.
Sauna
Tubuh kita membuang racun melalui keringat. Dengan bersauna, pori-pori kulit akan terbuka, dan melalui itulah racun dan segala kotoran pada tubuh akan keluar. Anda dapat membantu tubuh melenyapkan beberapa racun melalui keringat. Selain itu, sauna juga membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi nyeri otot.
Rutin olahraga
Selain dapat melancarkan peredaran darah, olahraga juga bisa menjadi cara ampuh untuk mengeluarkan keringat, dimana hal tersebut merupakan salah satu cara tubuh mengeluarkan zat tidak berguna melalui kulit.
Konsumsi air putih cukup
Mengonsumsi air minimal delapan gelas perhari membuat racun-racun yang bersarang bisa keluar dengan lebih cepat. Air sangat diperlukan tubuh, terutama bagi ginjal yang aktif dalam penyerapan cairan. Diharapkan, dengan banyak mengonsumsi air putih akan mengaktifkan fungsi ginjal, sehingga banyak racun yang terbuang melalui urin.
Rajin minum vitamin C
Kedengarannya sepele, tetapi vitamin ternyata punya banyak manfaat untuk tubuh kita. Selain mengandung antioksidan, vitamin C juga membantu tubuh memproduksi glutathione, senyawa hati yang mampu melenyapkan racun dalam tubuh.
Tarik nafas dalam-dalam
Semua orang yang hidup pasti bernapas, tetapi tak banyak yang tahu bagaimana bernapas dengan benar. Bernapas dalam-dalam akan memungkinkan lebih banyak oksigen bersirkulasi melalui sistem tubuh Anda. Untuk itu, berlatihlah mengambil napas sedikitnya 10 menit setiap hari. Duduklah dengan nyaman dengan punggung tegak. Ambil napas melalui hidung dalam tujuh hitungan, tahan selama empat hitungan, lalu keluarkan napas melalui mulut dalam delapan hitungan. Anda tentu ingin menghirup semua udara di dalam paru-paru sehingga dapat menarik lebih banyak oksigen dalam napas berikutnya.
RIM Sepakati Lisensi Baru dengan Microsoft

Menjelang peluncuran BlackBerry 10, Research In Motion (RIM) membuat kejutan. Perusahaan asal Kanada ini baru saja menandatangani kesepakatan lisensi baru dengan Microsoft.
Dikutip dari eWeek, Kamis (19/9/2012), si pembesut BlackBerry melisensi sejumlah paten Microsoft yang berkaitan dengan sistem file exFAT. Ini adalah cara memformat media penyimpanan flash untuk digunakan di perangkat mobile.
"Smartphone dan tablet saat ini harus bisa menampilkan data dan gambar lebih kaya ketimbang ponsel biasa. Kesepakatan dengan RIM memperlihatkan betapa modern sistem file, seperti exFAT yang bisa langsung membantu kebutuhan spesifik konsumen di ranah mobile," demikian pernyataan Microsoft.
Teknologi exFAT berdasarkan sistem file FAT yang sudah tersedia dalam beberapa bentuk sebelum MS-DOS. Versi terbaru, menurut Microsoft, mengakomodasi file yang lebih besar dari file sistem sebelumnya dan membuatnya lebih mudah diakses.
Dengan melisensi paten exFAT, RIM bergabung dengan sejumlah pembuat handset, vendor flash storage dan perusahaan software yang lebih memilih untuk membayar lisensi ketimbang harus menghadapi masalah hukum terkait dengan hak paten suatu saat nanti.
Paten yang ada di sistem file exFAT baru tampaknya lebih aman ketimbang paten FAT. Sehingga banyak perusahaan berpikir, dengan melisensinya adalah pilihan bijaksana. Selain RIM, perusahaan lain yang juga melisensinya adalah Canon, Panasonic, SanDisk, Sanyo, Sharp dan Sony.
Wednesday, September 19, 2012
Hanya 33,6% Bayi di Indonesia yang Dapat ASI Eksklusif

Air Susu Ibu (ASI) mengandung zat-zat esensial yang menjamin kecukupan gizi bayi serta bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Sayangnya, tidak semua bayi beruntung mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan pertama sejak kelahirannya.
Pada tahun 2006 WHO mengeluarkan Standar Pertumbuhan Anak yang kemudian diterapkan di seluruh dunia. Isinya adalah menekankan pentingnya pemberian ASI saja kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan. Setelah itu, barulah bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI sambil tetap disusui hingga usianya mencapai 2 tahun.
Di Indonesia, anjuran ini dipertegas dengan Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif. Perturan ini menyatakan kewajiban ibu untuk menyusui bayinya secara eksklusif sejak lahir sampai berusia 6 bulan,
Upaya pemerintah ini lantas mendapat sambutan positif dari dunia internasional. Majalah Time Healthland dalam edisi parenting edisi Februari 2012 bahkan sampai memuat headline 'What the US Can Learn from Indonesia about Breastfeeding'. Tapi nyatanya, realisasi dari peraturan pemerintah tersebut masih kurang.
"Dari berbagai sumber data dapat saya simpulkan bahwa perkembangan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia masih rendah dan menunjukkan perkembangan yang sangat lambat. Data Susenas 2010 menunjukkan bahwa baru 33,6% bayi kita mendapatkan ASI, tidak banyak perbedaan dengan capaian di negara lain di Asia Tenggara," kata Menteri Kesehatan RI, Nafsiah Mboi dalam acara pembukaan Pekan ASI Sedunia 2012 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (19/9/2012).
Pencapaian ini memang kurang dapat dibanggakan. Sebagai perbandingan, cakupan ASI Eksklusif di India saja sudah mencapai 46%, di Philippines 34%, di Vietnam 27% dan di Myanmar 24%.
Dalam kesempatan yang sama, Menkes juga menyoroti beberapa faktor penyebab rendahnya cakupan ASI eksklusif di Indonesia. Data Riset Fasilitas Kesehatan Dasar 2011 mengungkapkan bahwa baru sekitar 40% Rumah Sakit yang melaksanakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi sebagai penerapan 10 Langkah Keberhasilan Menyusui.
Tak hanya itu, hasil rapid assessment 2010 menemukan banyak Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta menerima sponsor dan hadiah berupa sampel susu formula, tas kit, kalender, ballpoint, blok note, Kartu Status Anak dan bentuk lainnya yang melemahkan upaya peningkatan ASI Eksklusif.
Selain itu, Menkes juga menyatakan bahwa penyebarluasan informasi di antara petugas kesehatan dan masyarakat ternyata juga belum optimal. Hanya sekitar 60% masyarakat tahu informasi tentang ASI dan baru ada sekitar 40 % tenaga kesehatan terlatih yang bisa memberikan konseling menyusui.
Melihat kenyataan ini, Menkes mengajak berbagai lapisan masyarakat untuk mendukung para ibu agar mau memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Pihak perusahaan dan kantor-kantor pemerintahan juga dihimbau agar menyediakan ruang laktasi khusus untuk ibu menyusui.
"Pemberian ASI eksklusif adalah hak ibu dan anak. Jika kita tidak dapat memberikannya, itu artinya kit merampas hak ibu dan anak," tegas Menkes.
10 Rasa Sakit pada Perut yang Tidak Boleh Diabaikan

Jangan mengabaikan rasa sakit perut yang tiba-tiba menyerang karena mungkin bukan disebabkan oleh kram biasa tetapi merupakan gejala penyakit yang lebih serius. Kenali rasa sakit tertentu pada perut dan segera tangani masalah tersebut sebelum berakibat fatal.
Berikut adalah gejala-gejala rasa sakit pada perut yang mungkin merupakan gejala penyakit tertentu, seperti dilansir besthealth, Rabu (19/09/2012) antara lain:
1. Sensasi terbakar tepat di bawah tulang dada, terutama setelah makan besar
Kemungkinan penyebab adalah refluks asam atau mulas. Cara untuk mengatasinya adalah dengan mengambil obat di apotek dan menghindari makan makanan berminyak dalam porsi besar. Jika rasa sakit berlangsung selama beberapa minggu, segera hubungi dokter.
2. Nyeri di sekitar dan di bawah pusar disertai dengan gas
Kondisi ini mungkin dapat disebabkan oleh konstipasi atau perut kembung. Konstipasi atau yang lebih dikenal dengan sembelit karena pengerasan tinja yang berlebihan dan sulit dikeluarkan hingga menyebabkan sakit perut.
Cara untuk mengatasinya adalah dengan mengambil obat pencahar yang dapat diperoleh di apotek atau obat anti gas. Jika rasa sakit berlangsung selama lebih dari dua minggu, segera periksakan kondisi Anda ke dokter untuk mendiagnosis lebih awal kemungkinan penyakit yang lebih serius.
3. Nyeri mendadak sekitar pusar, disertai mual, demam, muntah, hilangnya nafsu makan
Jika perut mengalami kondisi tersebut, mungkin disebabkan oleh penyakit radang usus buntu atau apendistis. Biasanya juga disertai oleh tekanan pada usus atau kekakuan otot-otot perut.
Radang usus buntu harus segera mendapatkan penanganan medis dengan cepat, jika tidak usus buntu akan pecah dan cairan yang terinfeksi dapat bocor ke bagian lain dari perut. Kaku otot pada perut merupakan tanda bahwa infeksi mulai menyebar.
4. Nyeri mendadak di sisi kanan perut dan menyebar ke bagian lain dari perut atau punggung
Kondisi ini mungkin disebabkan oleh batu empedu atau peradangan kandung empedu. Jika rasa sakit terus-menerus terjadi atau memburuk setelah makan makanan berminyak, segera periksakan kondisi Anda ke dokter.
5. Nyeri mendadak di bawah pusar dan menjalar ke kedua sisi pusar
Kemungkinan penyebabnya adalah gangguan pada usus, infeksi saluran kemih atau penyakit radang panggul. Jika rasa nyeri terus memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan tes diagnostik dan mendapatkan pertolongan medis dengan cepat.
6. Nyeri mendadak di dekat tulang rusuk bagian bawah yang menjalar ke pangkal paha
Kondisi ini mungkin disebabkan oleh batu ginjal atau, jika disertai dengan demam mungkin merupakan gejala infeksi ginjal atau kandung kemih. Yang perlu Anda lakukan adalah dengan meningkatkan asupan air dan segera hubungi dokter.
Sebagian besar kasus batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya, tetapi kadang memerlukan operasi pembedahan. Jika Anda juga mengalami demam, segera hubungi dokter.
7. Nyeri mendadak dan nyeri di perut bagian bawah kiri dapat disertai dengan demam, mual atau muntah
Kemungkinan hal ini disebabkan oleh penyakit Crohn, kolitis, diverticulitis atau masalah lain pada usus besar. Periksakan kondisi Anda ke dokter, yang mungkin merekomendasikan untuk menjalani kolonoskopi. Pengobatan jangka panjang mungkin diperlukan untuk mengatasi kondisi ini.
8. Nyeri mendadak disertai dengan diare berdarah, darah dalam tinja atau muntah darah
Hal ini mungkin disebabkan karena penyumbatan di usus, usus buntu yang berlubang atau pendarahan pada usus. Ini adalah gejala pendarahan internal, sehingga Anda harus mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin.
9. Sakit ringan atau ketidaknyamanan yang datang perlahan-lahan dan terus berulang hingga beberapa minggu atau bulan
Jika kondisi tersebut kadang-kadang disertai diare, kembung sembelit, atau perut kembung, mungkin disebabkan oleh penyakit kronis seperti intoleransi laktosa, sindrom iritasi usus, maag, intoleransi makanan, penyakit Crohn, ulcerative colitis atau penyakit celiac.
Segera periksakan kondisi Anda ke dokter yang mungkin akan mengarahkan ke gastroenterologist untuk penanganan lebih lanjut.
10. Nyeri perut yang bisa disertai dengan sakit kepala
Kondisi sakit perut dan sakit kepala mendadak sering terjadi pada orang tua terutama yang memiliki kebiasaan merokok atau memiliki tekanan darah tinggi. Hal ini mungkin disebabkan oleh aneurisma aorta perut, yaitu pelebaran aorta yang bisa menyebabkan pendarahan fatal. Segera carilah pertolongan medis untuk menanganinya.
Subscribe to:
Posts (Atom)


